Pencarian

FIB UI dan Yayasan Jati Nusa Lestari Luncurkan Adopsi Pohon Jati Merah, Target Ribuan Bibit untuk Penghijauan Berkelanjutan

Sabtu, 22 Agustus 2026 • 15:58:01 WIB
FIB UI dan Yayasan Jati Nusa Lestari Luncurkan Adopsi Pohon Jati Merah, Target Ribuan Bibit untuk Penghijauan Berkelanjutan
FIB UI dan Yayasan Jati Nusa Lestari meluncurkan program adopsi pohon jati merah dengan target ribuan bibit untuk penghijauan berkelanjutan di Depok.

DEPOK — Program ini dirancang bukan sekadar menanam pohon, melainkan menanamkan kesadaran ekologis di lingkungan sivitas akademika. Dekan FIB UI, Dr. Untung Yuwono, S.S., menegaskan kolaborasi ini menjadi bagian dari upaya membangun tanggung jawab sosial dan nilai keberlanjutan.

"Humaniora mengajarkan bahwa hubungan manusia dengan lingkungan bukan sekadar hubungan ekonomi atau utilitarian, melainkan hubungan etis, kultural, dan bahkan spiritual. Kepedulian terhadap lingkungan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari pembangunan peradaban," ujarnya dalam sambutan yang dikutip dari rilis yang diterima redaksi.

Menanam Kejatian: Filosofi di Balik Konservasi Jati Merah

Pemilihan jati merah bukan tanpa alasan. Secara ekologis, jenis pohon ini dikenal memiliki pertumbuhan relatif cepat dan mampu beradaptasi dengan berbagai kondisi lingkungan. Karakteristik itu menjadikannya pilihan tepat untuk mendukung penghijauan dan konservasi lahan.

Dari perspektif humaniora, kata "jati" dalam jati merah dikaitkan dengan "kejatian", yang merujuk pada jati diri, identitas, atau hakikat diri yang sejati. Gagasan "menanam kejatian" dimaknai sebagai upaya menanamkan nilai-nilai seperti kejujuran, keteguhan, kepedulian, keberanian, dan tanggung jawab.

"Sebagaimana pohon memerlukan waktu, kesabaran, dan perawatan untuk tumbuh kokoh, demikian pula karakter manusia dan jati diri bangsa dibangun melalui proses panjang yang memerlukan komitmen dan ketekunan," tutur Dr. Untung Yuwono.

Dukung Target SDGs: Aksi Nyata untuk Iklim dan Ekosistem Daratan

Program adopsi ini sejalan dengan komitmen FIB UI dalam mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs). Tiga poin utama menjadi fokus: SDG 13 tentang Climate Action melalui mitigasi perubahan iklim, SDG 15 tentang Life on Land melalui pelestarian ekosistem daratan, serta SDG 17 tentang Partnerships for the Goals melalui kolaborasi antara perguruan tinggi, yayasan, dan masyarakat.

Dalam seremoni tersebut, penyerahan sertifikat adopsi dilakukan secara simbolis kepada para pengadopsi bibit pohon jati. Sertifikat diberikan kepada empat kategori, yakni Pimpinan/Dekanat, Guru Besar, Kepala Departemen (KaDep), dan Alumni FIB UI.

Diskusi Ekologi Humaniora: Mengembalikan Kesejatian Alam dan Karakter

Rangkaian acara dilanjutkan dengan diskusi interaktif bertajuk "Ekologi Humaniora Nusantara: Mengembalikan Kesejatian Alam dan Karakter Nusantara melalui Konservasi Pohon Jati Merah". Diskusi ini dimoderatori oleh Dr. Junaidi, S.S., M.A., selaku Manajer Kerja Sama dan Ventura FIB UI.

Adapun pembicara yang dihadirkan adalah Novi Dwi Jayanti, selaku Ketua Pengurus Janusa, dan Budianto Tanudjaja, selaku Ketua Pengawas Janusa. Keduanya memaparkan pentingnya konservasi pohon jati merah dalam konteks ekologi humaniora Nusantara.

Dr. Untung Yuwono berharap program ini tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial belaka. Ia mendorong gerakan ini berkembang melibatkan dosen, mahasiswa, tenaga kependidikan, alumni, dan masyarakat luas demi keberlanjutan lingkungan.

Sumber: baliekbis.com

Follow liputanharian.co.id

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks