Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kota Cilegon memeriksa kesehatan pohon di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Taman Layak Anak, Simpang Tiga, setelah insiden pohon roboh. Pemeriksaan bersama arboris itu menemukan sejumlah pohon besar dalam kondisi sakit dengan akar busuk, sehingga direkomendasikan untuk ditebang demi keselamatan warga.
CILEGON — Insiden pohon tumbang di Taman Layak Anak, Simpang Tiga, mendorong Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kota Cilegon bergerak cepat. Pemeriksaan mendalam terhadap kondisi pohon di RTH tersebut dilakukan bersama seorang pakar pohon atau arboris, Senin (pekan ini).
Hasilnya, sebagian besar tanaman memang masih sehat. Namun, beberapa pohon berukuran besar teridentifikasi sakit dan membutuhkan perawatan khusus.
Akar Busuk Ditemukan di Taman Layak Anak
Fungsional Penata Kelola Perumahan Dinas Perkim Kota Cilegon, Wendy Artyanto, mengungkapkan bahwa pemeriksaan ini merupakan langkah antisipasi pasca-kejadian pohon roboh di taman tersebut.
"Memang kemarin sempat ada pohon roboh di Taman Layak Anak. Setelah kita lakukan pemeriksaan bersama dengan ahli, ternyata ada akar yang busuk. Beberapa pohon sudah mati atau jaringannya mulai mengalami pembusukan," jelasnya.
Temuan ini langsung ditindaklanjuti. Pohon yang masih bisa diselamatkan menjalani pemangkasan, sementara yang akarnya sudah membusuk parah direkomendasikan untuk segera ditebang.
Transfer Ilmu ke Petugas Perkim
Pelibatan arboris Hadi Kurniawan dalam kegiatan ini bukan sekadar menangani satu lokasi. Ada misi lain yang tak kalah penting: mentransfer pengetahuan kepada petugas Dinas Perkim tentang cara mendeteksi kesehatan pohon sejak dini.
"Kegiatan ini untuk berbagi pengetahuan supaya ada kepedulian untuk mengenali mana saja pohon yang sakit dan berbahaya, sehingga peristiwa pohon tumbang atau patah bisa diminimalisasi atau dimitigasi sejak awal," ujar Hadi Kurniawan.
Pemeriksaan Bakal Diperluas ke RTH Lain
Langkah deteksi dini ini tidak berhenti di Taman Layak Anak. Dinas Perkim berencana memperluas pemeriksaan kesehatan pohon ke sejumlah RTH lainnya di Kota Cilegon.
"Ke depan, pohon yang memang kondisinya harus ditebang akan kita tebang, sedangkan yang masih bisa dipelihara akan kita lakukan pemangkasan," tambah Wendy Artyanto.
Upaya ini diharapkan menekan potensi pohon tumbang, sekaligus menjaga keselamatan masyarakat dan kenyamanan di ruang publik Kota Cilegon.