Pencarian

Gubernur Bobby Nasution Putuskan Perbaikan Total 167 Rumah Rusak Akibat Puting Beliung di Medan Johor, Bantuan Parsial Dihentikan

Sabtu, 22 Agustus 2026 • 03:27:31 WIB
Gubernur Bobby Nasution Putuskan Perbaikan Total 167 Rumah Rusak Akibat Puting Beliung di Medan Johor, Bantuan Parsial Dihentikan
Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution meninjau lokasi rumah warga yang rusak akibat angin puting beliung di Medan Johor, Jumat (21/8).

MEDAN — Skema bantuan kebencanaan yang hanya memberikan sebagian material bangunan resmi dihentikan untuk korban angin puting beliung di Kota Medan. Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution memastikan pemerintah provinsi akan menuntaskan perbaikan seluruh rumah terdampak hingga tuntas, termasuk membangun ulang rumah yang hancur.

Keputusan ini diambil setelah orang nomor satu di Sumut itu meninjau langsung lokasi bencana di Kelurahan Suka Maju dan Titi Kuning, Kecamatan Medan Johor, Jumat (21/8). Ia menemukan sejumlah warga yang sebelumnya menerima bantuan material, namun jumlahnya tidak mencukupi kebutuhan perbaikan rumah mereka.

Bantuan Musibah Harus Selesai, Bukan Stimulan

Bobby menegaskan, pola penyaluran bantuan untuk korban bencana tidak bisa disamakan dengan bantuan reguler yang bersifat stimulan. Menurutnya, warga yang rumahnya rusak akibat musibah tidak boleh lagi dipusingkan dengan biaya tambahan untuk menutup kekurangan material.

"Kalau bantuan musibah harus selesai. Jangan warga sudah kena musibah, tapi masih harus beli lagi kekurangannya. Yang rusak kita bangun, yang hancur kita bangun baru," ujar Bobby di Kelurahan Suka Maju, Jumat (21/8).

"Bantuan ini diberikan agar warga tak lagi terbebani biaya tambahan untuk memperbaiki rumah mereka," tegasnya menambahkan.

167 Rumah Terdampak di Dua Kelurahan

Cuaca ekstrem yang melanda Kecamatan Medan Johor pada Selasa (18/8) malam itu tercatat merusak 167 unit rumah warga. Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sumatera Utara, kerusakan tersebar di Kelurahan Suka Maju dan Kelurahan Titi Kuning.

Mayoritas korban berasal dari keluarga dengan kondisi ekonomi terbatas. Kondisi inilah yang membuat bantuan parsial dinilai tidak efektif, karena warga kesulitan menambal kekurangan biaya perbaikan rumah mereka.

Evaluasi Penyaluran Bantuan ke Depan

Peristiwa ini sekaligus menjadi bahan evaluasi bagi seluruh jajaran pemerintah provinsi maupun kabupaten/kota se-Sumatera Utara. Bobby meminta agar pola penyaluran bantuan kebencanaan ke depan tidak lagi setengah-setengah.

"Kalau bantuan reguler bisa sifatnya stimulan. Tapi kalau bantuan musibah, harus bisa selesai semuanya," tutup Bobby Nasution.

Sumber: news.republika.co.id

Follow liputanharian.co.id

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks