Instagram Uji Video 90 Menit Lewat Fitur Features, Tantang YouTube

Instagram menguji fitur Features untuk unggahan video horizontal berdurasi hingga 90 menit.
Penulis: Mahsyar Hamdani
Selasa, 27 Oktober 2026 | 10:01:31 WIB

LIPUTANHARIAN.CO.ID — Instagram resmi menguji fitur Features yang memungkinkan kreator mengunggah video horizontal berdurasi hingga 90 menit, memperluas ambisi platform Meta tersebut ke ranah konten panjang. Pengujian telah berjalan bersama sejumlah kreator di Brasil dan mulai diperluas terbatas ke Amerika Serikat, menyusul pengumuman pada Senin (26/10/2026). Belum ada kepastian kapan kemampuan ini tersedia bagi pengguna di Indonesia.

Head of Instagram Adam Mosseri bersama VP of Product Tessa Lyons mengumumkan pengembangan Features melalui video. Langkah Meta membawa Instagram keluar dari zona nyaman Reels, yang selama ini menjadi tulang punggung konten video pendek platform tersebut.

Fitur ini dirancang menampung podcast, wawancara, komedi, hingga tayangan hiburan berdurasi panjang. Pengujian awal menyasar kreator yang memiliki kesepakatan individual dengan Meta, terutama dari kalangan komedian dan podcaster.

Apa yang Bisa Dilakukan Fitur Features

Kreator dapat mengunggah video horizontal hingga 90 menit, jauh melampaui batas Reels yang selama ini membatasi durasi. Instagram juga menguji kemampuan Reels sebagai cuplikan yang mengarahkan penonton ke versi lengkap sebuah video.

Dengan mekanisme itu, pengguna yang tertarik pada potongan podcast atau wawancara bisa melanjutkan menonton tanpa berpindah ke platform lain. Ada pula pengembangan untuk mengelompokkan Reels menjadi serial serta mempermudah penemuan siaran Live.

Mengapa Instagram Berubah Arah

Mosseri sebelumnya sempat menyatakan kurang mendukung kehadiran video panjang di Instagram. Kekhawatirannya waktu itu, konten berdurasi panjang bisa menjauhkan platform dari tujuan utamanya menghubungkan pengguna dengan teman dan komunitas.

Pendekatan itu kini bergeser. Alih-alih meninggalkan video pendek, Instagram mencoba menjadikan Reels sebagai pintu masuk menuju konten yang lebih mendalam. Strategi ini sejalan dengan upaya memperluas pengalaman menonton lewat aplikasi Instagram di televisi.

Platform dan Ketersediaan

Features masih berstatus pengujian tertutup. Selain Brasil dan Amerika Serikat, belum ada jadwal resmi perluasan ke pasar lain, termasuk Indonesia. Belum ada kepastian apakah seluruh pengguna nantinya bisa mengunggah video 90 menit atau fitur ini hanya untuk kreator tertentu.

Meta juga belum mengumumkan skema monetisasi permanen bagi kreator video panjang. Perusahaan masih menjajaki sejumlah sumber pendapatan, mulai dari kerja sama dengan merek, dukungan penggemar, hingga insentif berbasis performa konten.

Konteks Persaingan dengan YouTube

Langkah ini memperkuat persaingan Instagram dengan YouTube, terutama dalam menarik kreator podcast, komedian, dan pembuat konten hiburan yang selama ini mengandalkan video berdurasi panjang. YouTube sudah lama menjadi rumah utama format tersebut.

Bagi pelaku bisnis digital dan investor startup, uji coba Features menjadi sinyal bahwa Meta serius memperluas waktu tonton di dalam aplikasi. Kreator podcast dan komedian di Indonesia yang selama ini menaruh konten panjang di YouTube berpotensi mendapat kanal distribusi baru, dengan catatan fitur ini benar-benar masuk pasar lokal.

Sejauh mana Features diadopsi akan bergantung pada skema monetisasi yang diputuskan Meta dan kesiapan kreator memproduksi konten panjang khusus untuk Instagram. Untuk sementara, pengguna Indonesia masih harus menunggu pengumuman resmi jadwal ketersediaannya.

Reporter: Mahsyar Hamdani