Review Redmi G25 2027: 300Hz Murah, Tapi Ada Jebakannya

Redmi G25 2027 menawarkan refresh rate 300Hz dengan harga sekitar Rp1,8 juta di pasar China.
Penulis: Fadhli Usman
Senin, 26 Oktober 2026 | 11:02:31 WIB

LIPUTANHARIAN.CO.ID — Redmi G25 2027 menaikkan refresh rate ke 300Hz tanpa mengubah desain maupun sebagian besar spesifikasi, dan di China dijual 799 yuan atau sekitar Rp1,8 juta. Angka itu membuatnya terlihat seperti monitor esports murah, tapi klaim 300Hz hanya berlaku lewat DisplayPort dan belum ada kepastian masuk Indonesia. Sebagai pembanding, Redmi G25i 2026 di Tanah Air masih dibanderol Rp2.099.000.

Xiaomi merilis Redmi G25 2027 di pasar China dengan satu perubahan yang paling menonjol: refresh rate naik dari 240Hz di generasi 2026 menjadi 300Hz. Panelnya tetap Fast IPS 24,5 inci beresolusi Full HD 1920 x 1080 piksel. Dari lembar spesifikasi resmi, tidak ada perubahan besar pada desain maupun sebagian besar komponen utama.

Karena belum ada unit uji yang beredar dan Xiaomi belum mengumumkan ketersediaan global, ulasan ini disusun dari spesifikasi resmi serta perbandingan dengan generasi sebelumnya. Artinya, klaim soal mulusnya pergerakan di 300Hz belum bisa dibuktikan lewat pengukuran langsung. Yang bisa dinilai sekarang adalah apakah angka di kertas masuk akal untuk harganya.

Refresh Rate 300Hz: Naik 60Hz, Tapi Syaratnya Ketat

Refresh rate 300Hz berarti monitor bisa menampilkan hingga 300 frame per detik, dengan syarat kartu grafis dan sumber gambar memang sanggup mengirim frame sebesar itu. Untuk game esports ringan seperti CS2 atau Valorant di resolusi Full HD, angka tersebut masih mungkin dikejar PC kelas menengah ke atas. Untuk game AAA, frame rate biasanya jauh di bawah 300fps, jadi keunggulan panel ini tidak akan terasa.

Redmi juga mencantumkan waktu respons 1ms GTG dan dukungan AMD FreeSync Premium untuk mengurangi screen tearing saat frame rate berubah-ubah. Ada Dynamic Overdrive yang menyesuaikan respons piksel mengikuti frame rate, plus crosshair yang bisa dikustomisasi dan night vision untuk area permainan yang gelap.

Perlu dicatat, fitur crosshair dan night vision di monitor gaming sering kali hanya berguna di game tertentu dan tidak selalu diizinkan di turnamen resmi. Anggap saja sebagai bonus, bukan alasan utama membeli.

Jebakan 300Hz: Wajib Pakai DisplayPort

Ini bagian yang paling sering terlewat calon pembeli. Refresh rate maksimal 300Hz hanya bisa dicapai lewat koneksi DisplayPort. Lewat HDMI 2.0, monitor ini dibatasi hingga 240Hz di resolusi Full HD. Jadi kalau PC atau laptop kamu hanya punya output HDMI, angka 300Hz di dus tidak akan pernah tercapai.

Kabar baiknya, Redmi menambah jumlah port: dua DisplayPort 1.4 dan dua HDMI 2.0, dari sebelumnya masing-masing hanya satu. Untuk pengguna yang sering berpindah antara PC dan konsol, tambahan port ini lebih berguna dalam praktik ketimbang selisih 60Hz.

Kualitas Visual: Cukup untuk Gaming dan Kerja Ringan

Panel Redmi G25 2027 memiliki kecerahan tipikal 400 nits, rasio kontras 1.000:1, dan sertifikasi VESA DisplayHDR 400. Cakupan warnanya 100% sRGB dan 93% DCI-P3 dengan kedalaman warna 8-bit.

Untuk monitor gaming di kelas harga ini, kombinasi tersebut tergolong wajar. DisplayHDR 400 bukan HDR sungguhan dengan local dimming, jadi jangan berharap kontras dramatis saat menonton film. Untuk editing foto ringan dan konten multimedia, cakupan sRGB 100% sudah memadai. Ada juga low blue light bersertifikasi TÜV Rheinland, meski pengaturan pencahayaan ruangan tetap lebih menentukan kenyamanan mata.

Harga dan Peluang Masuk Indonesia

Di China, Redmi G25 2027 dijual 799 yuan atau sekitar Rp1,8 juta dengan kurs estimasi. Harga konversi itu belum tentu sama dengan harga resmi jika produk masuk Indonesia, karena biasanya ada penyesuaian pajak dan biaya distribusi. Xiaomi juga belum mengumumkan jadwal peluncuran global.

Sebagai acuan, Redmi G25i 2026 di Indonesia dijual Rp2.099.000. Kalau generasi 300Hz ini masuk dengan harga di kisaran Rp2 jutaan, daya tariknya cukup kuat untuk gamer esports yang ingin monitor responsif tanpa merogoh kocek besar.

Kelebihan

  • Refresh rate 300Hz di kelas harga sekitar Rp1,8 juta, tertinggi dibanding generasi sebelumnya
  • Dua port DisplayPort 1.4 dan dua HDMI 2.0, lebih fleksibel dari generasi 2026
  • FreeSync Premium dan Dynamic Overdrive membantu kestabilan gambar saat frame rate naik-turun
  • Cakupan warna 100% sRGB dan 93% DCI-P3, cukup untuk kerja visual ringan

Kekurangan dan Yang Perlu Diperhatikan

  • 300Hz hanya tercapai lewat DisplayPort, HDMI 2.0 dibatasi 240Hz
  • Resolusi masih Full HD di panel 24,5 inci, ketajaman teks kalah dari monitor 1440p
  • DisplayHDR 400 tanpa local dimming, bukan HDR sungguhan
  • Belum ada kepastian harga dan jadwal masuk Indonesia
  • Manfaat 300Hz bergantung pada kemampuan PC menghasilkan frame rate sepadan

Verdict: Untuk Siapa Monitor Ini?

Redmi G25 2027 cocok untuk gamer esports yang punya PC dengan output DisplayPort dan rutin bermain game kompetitif di resolusi Full HD. Di segmen ini, refresh rate tinggi lebih terasa dampaknya dibanding resolusi atau akurasi warna.

Monitor ini kurang cocok untuk pemain game AAA single-player yang mengutamakan visual, kreator konten yang butuh akurasi warna serius, atau pengguna yang hanya punya output HDMI. Untuk mereka, monitor 1440p 165Hz di rentang harga serupa biasanya memberi pengalaman lebih seimbang.

Reporter: Fadhli Usman