Apple Jajaki Perbaikan Layout Safari di Layar Luar iPhone Duo

Apple menjajaki perbaikan tata letak Safari agar situs web dapat memanfaatkan layar luar iPhone Duo secara lebih lebar.
Penulis: Ridwan Azhari
Sabtu, 24 Oktober 2026 | 11:22:01 WIB

LIPUTANHARIAN.CO.ID — Apple sedang menjajaki cara agar situs web bisa memanfaatkan layar luar iPhone Duo secara lebih lebar, setelah keluhan bahwa kontrol Safari yang rata kanan memakan ruang tampilan. Pengumuman disampaikan lewat blog WebKit soal Safari 27.1. Bagi pengguna perangkat lipat, ini menyangkut kenyamanan menjelajah tanpa harus membuka layar dalam.

Apple mengakui Safari belum memaksimalkan layar luar iPhone Duo yang berukuran 5,4 inci. Kontrol navigasi yang diposisikan rata kanan membuat area konten situs web menyempit, dan keluhan serupa muncul di sejumlah ulasan perangkat, termasuk ulasan Chance Miller yang menyebut scrolling di Safari sebagai contoh hal yang lebih nyaman dilakukan di layar dalam.

Mengapa Layar Luar Terasa Sempit

Dalam ulasan yang terbit pekan ini, Miller menyoroti bahwa web belum dioptimalkan untuk form factor tersebut. Kontrol rata kanan di Safari dianggap memakan ruang layar yang tersedia secara signifikan.

Desain itu sendiri dinilai masuk akal. Apple memilih tidak menumpuk kontrol di atas konten situs, tetapi konsekuensinya area tampilan web jadi terbatas.

Apa yang Sedang Dijajaki Apple

Jen Simmons dari tim WebKit mengakui keterbatasan tersebut dalam unggahan yang membahas fitur baru Safari 27.1, termasuk cara situs beradaptasi dengan ukuran layar dan posisi lipatan iPhone Duo. Saat ini, situs belum bisa memanjang ke area di balik kontrol pada layar luar.

Apple ingin memberi desainer dan developer web keleluasaan memakai ruang itu dengan cara yang lebih kreatif, misalnya memperluas latar header hingga selebar layar.

"We would like to give web designers and developers the ability to design and use that space in more creative ways. Perhaps you want to extend your header background across the full width of the display, for example. It might seem like there's just one obvious way to make this possible, but really there are many possibilities."

Kenapa Solusi Cepat Berisiko

Simmons menjelaskan bahwa sekadar memakai meta tag viewport HTML dengan viewport-fit="cover" untuk memanjangkan situs ke balik kontrol Safari bisa menimbulkan masalah. Banyak situs tidak memperhitungkan area tersebut dengan benar, sehingga konten penting berpotensi tertutup.

Karena itu Apple mencari pendekatan yang lebih aman dan lebih mudah dipakai developer.

"We are investigating if there's a better way to accomplish the same result — something more foolproof and perhaps easier for you to use. If you have ideas, we'd love to hear them. And stay tuned."

Peluang Masukan dari Developer

Developer web yang punya ide soal cara mengatasi keterbatasan ini bisa membaca unggahan lengkap di blog WebKit untuk mengetahui detail pengiriman masukan. Belum ada tenggat atau jadwal implementasi yang disebutkan.

Pembahasan ini muncul bersamaan dengan Safari 27.1 yang memperkenalkan penyesuaian tampilan situs terhadap berbagai ukuran layar dan posisi lipatan iPhone Duo. Artinya, Apple sudah menyiapkan fondasi adaptasi, tinggal menyelesaikan soal ruang di balik kontrol.

Dampak bagi Pengguna dan Developer Indonesia

Bagi pengguna, perbaikan ini menentukan seberapa nyaman membaca artikel, membuka toko online, atau mengisi formulir di layar luar tanpa membuka perangkat. Untuk developer dan pelaku bisnis digital, dukungan layout yang lebih baik berarti halaman mereka bisa tampil lebih optimal di perangkat lipat yang mulai masuk pasar.

Apple belum menyebut kapan perubahan ini akan tersedia, sehingga pantauan berikutnya ada pada pembaruan Safari dan diskusi lanjutan di blog WebKit.

Reporter: Ridwan Azhari