5 Fakta An Se Young Juara Denmark Open 2026

An Se Young berfoto dengan trofi Denmark Open 2026 usai mengalahkan Akane Yamaguchi.
Penulis: Muzakir Salim
Senin, 19 Oktober 2026 | 13:21:01 WIB

LIPUTANHARIAN.CO.ID — An Se Young menutup Denmark Open 2026 dengan trofi juara setelah menaklukkan Akane Yamaguchi lewat rubber game 21-23, 21-14, 21-18. Kemenangan itu bukan cuma soal gelar, tapi juga membawa sejumlah catatan penting dalam karier tunggal putri Korea Selatan tersebut.

Dominasi An Se Young di nomor tunggal putri kembali terbukti di Denmark Open 2026. Meski sempat kehilangan gim pertama dan tertinggal jauh di gim penentuan, ia tetap bangkit dan memastikan gelar juara.

1. Gelar ke-47 dan Rekor Baru

Trofi Denmark Open menjadi gelar ke-47 dalam karier An Se Young. Raihan itu resmi memecahkan rekor Susy Susanti sebagai pemegang gelar terbanyak di nomor tunggal putri.

2. Sembilan Gelar Sepanjang Tahun Ini

Sepanjang tahun ini An Se Young sudah mengoleksi sembilan gelar. Tiga di antaranya datang dari ajang bergengsi: kejuaraan Asia, kejuaraan dunia, dan Asian Games.

3. Dua Gelar yang Lepas

Dari banyak turnamen yang dijalani, dua gelar gagal diraih An Se Young tahun ini, yakni All England dan Japan Open. Di All England ia kalah di final dari Wang Zhiyi, sementara di Japan Open ia mundur saat hendak melawan Nozomi Okuhara di babak 16 besar.

4. Cuma Kehilangan Satu Game

Sepanjang perjalanan menuju gelar Denmark Open, An Se Young hanya kehilangan satu game. Itu terjadi di partai final melawan Akane Yamaguchi, yang akhirnya ia menangi 21-23, 21-14, 21-18.

5. Sepuluh Kemenangan Beruntun atas Akane

Kemenangan di final membuat An Se Young mencatat 10 kemenangan beruntun atas Akane Yamaguchi. Rekor pertemuan kedua pemain kini 24-15, padahal sebelumnya Akane masih memimpin 15-14 usai mengalahkan An Se Young terakhir kali di Korea Open 2025.

Deretan catatan itu menegaskan posisi An Se Young sebagai tunggal putri paling konsisten saat ini. Denmark Open 2026 jadi bukti tambahan bahwa dominasinya belum menemui titik akhir.

Reporter: Muzakir Salim