Syahrini Ungkap Asal-usul Gong dan Partai Incess di Pestapora
LIPUTANHARIAN.CO.ID — Syahrini mengungkap proses kreatif di balik aksi panggungnya di festival Pestapora 2026, termasuk kemunculan gong dan Partai Incess Indonesia (PII). Dalam podcast bersama Raditya Dika yang diunggah Kamis (8/10), pelantun Kau Yang Utama itu menyebut seluruh gimik berlangsung spontan di atas panggung. Aksi tersebut menjadi sorotan setelah ia kembali tampil usai tujuh tahun hiatus.
Syahrini menabuh gong untuk meresmikan partai buatannya, Partai Incess Indonesia (PII), saat tampil di hari terakhir Pestapora 2026 pada 27 September. Aksi itu menjadi salah satu momen paling banyak dibicarakan selama rangkaian comeback-nya ke panggung hiburan.
Asal-usul Gong dan Jargon Gang Geng Gong Dar Der Dor
Dalam podcast bersama Raditya Dika yang diunggah Kamis (8/10), Syahrini mengaku konsep gong muncul tiba-tiba. Ia menyebut jargon "Gang Geng Gong Dar Der Dor" lahir spontan di atas panggung, bukan bagian dari naskah yang disusun rapi.
"Kemarin kan aku meresmikan partai, PII, oke, Partai Incess Indonesia. Itu tiba-tiba juga kecetus... Dari awal di ada itu [gong]," ujar Syahrini.
Ia menjelaskan, ide tersebut muncul setelah mengamati suasana perpolitikan terkini dan banyaknya artis yang bergabung dengan partai politik. Menurutnya, hal itu ia ubah menjadi bahan hiburan untuk penonton malam itu.
"Karena terlalu banyak animo untuk minta aku tampil gitu loh. Dan aku melihat juga, suasana perpolitikan hari ini, teman-teman artis banyak yang masuk partai. Kenapa aku enggak jadiin itu sebagai, salah satu hiburan malam itu untuk salah satu treatment hiburan lah. Itu pure entertainment lah," ujarnya.
Syahrini menambahkan, penari yang membawa gong ke panggung juga bagian dari spontanitas. Ia bahkan mengaku sempat bingung dengan kalimatnya sendiri saat melontarkan jargon tersebut.
"Dancer masukkan gong. Tetiba aja. Kenapa sih masukin gong biar ganggeng gong dardor gitu aja? Jadi, oh, ganggeng gong dardor apaan sih gua ngomong itu gitu loh. Kan itu spontan kayak gitu, Radit, di atas panggung tuh," bebernya.
Peran David Nurbianto sebagai Konsultan Komedi
Di balik aksi panggung yang mengundang gelak tawa penonton, ada komika David Nurbianto yang berperan sebagai comedy consultant. David menyebut sisi lucu Syahrini sudah muncul secara alami, sehingga tugasnya lebih banyak membantu memilih isu terkini yang relevan.
"Beliaunya ngomongin lucu mah genuine-nya sudah lucu. Jadi gua cuman proses ngebantu kayak apa sih yang lagi in sekarang, yang lagi isu terkini, karena beliau kan lama tidak lihat perkembangan zaman," jelas David seperti diberitakan detikHot.
Comeback Syahrini lewat Single Kau Yang Utama
Aksi panggung di Pestapora menjadi sorotan setelah penyanyi berusia 46 tahun itu kembali ke panggung hiburan setelah tujuh tahun hiatus. Comeback-nya bertepatan dengan perilisan single terbaru bertajuk Kau Yang Utama pada 7 Agustus 2026.
Syahrini menyebut lagu tersebut dipersembahkan untuk anak dan suaminya. Setelah merilis Kau Yang Utama, ia mulai kembali tampil langsung di hadapan publik dengan menjadi salah satu pengisi festival Pestapora.
Saat memasuki area festival, Syahrini diarak sembari menunggangi kuda. Ia membuka penampilannya dengan menampilkan deretan foto lawas, mulai dari foto ijazah hingga sejumlah penampilan ikonisnya, seperti jambul khatulistiwa dan bulu mata anti badai. Foto-foto itu langsung disambut gelak tawa penonton.
Usai Pestapora, Syahrini kembali menyapa publik dengan menjadi bintang tamu program Lapor Pak di Trans 7. Ia juga hadir di sejumlah podcast untuk membahas kehidupannya setelah cukup lama vakum dari dunia hiburan, termasuk podcast Raditya Dika.
Rangkaian penampilan tersebut menandai fase baru Syahrini di industri hiburan Indonesia, dengan pendekatan komedi yang ia sebut murni sebagai hiburan.