Addie MS hingga Kris Dayanti Kenang Warisan Budaya Guruh Soekarnoputra

Addie MS dan Memes mengenang Guruh Soekarnoputra sebagai figur yang membuka jalan karier mereka di industri musik.
Penulis: Muzakir Salim
Sabtu, 26 September 2026 | 15:01:01 WIB

LIPUTANHARIAN.CO.ID — Maestro seni dan budaya Indonesia Guruh Soekarnoputra meninggal dunia pada Sabtu (26/9) di usia 73 tahun, meninggalkan jejak panjang di industri musik dan pertunjukan Tanah Air. Addie MS, Memes, dan Kris Dayanti menyampaikan duka cita serta mengenang peran Guruh sebagai pembuka jalan karier mereka. Warisan pemikiran dan karya sang seniman disebut tetap relevan bagi generasi musisi Indonesia.

Sejumlah nama besar ikut menyampaikan penghormatan terakhir. Pasangan musisi Addie MS dan Memes mengenang Guruh bukan hanya sebagai seniman, tetapi juga figur yang membuka jalan karier mereka di industri musik dan seni pertunjukan.

Jejak Guruh di Mata Addie MS dan Memes

Bagi Addie MS dan Memes, sosok Guruh memiliki kedekatan emosional yang jauh melampaui hubungan profesional. Keduanya menyebut sang maestro sebagai saksi bisu perjalanan asmara mereka semasa remaja.

Rekam jejak Guruh di dunia seni dinilai menjadi fondasi penting bagi banyak musisi yang kemudian berkembang di Indonesia. Peran itu membuat kepergiannya terasa sebagai kehilangan besar bagi ekosistem seni pertunjukan nasional.

Kris Dayanti: Guruh Tinggalkan Warisan Pemikiran

Penyanyi Kris Dayanti turut menyampaikan duka cita mendalam atas kepergian Guruh Soekarnoputra. Baginya, Guruh bukan sekadar seniman besar, melainkan figur yang meninggalkan warisan pemikiran dan karya luar biasa bagi bangsa.

Pernyataan tersebut menegaskan posisi Guruh sebagai tokoh lintas generasi. Karyanya di bidang musik, tari, dan pertunjukan disebut tetap menjadi rujukan bagi seniman muda yang ingin mendalami seni tradisi dengan pendekatan modern.

Warisan Budaya yang Ditinggalkan

Sepanjang kariernya, Guruh dikenal sebagai kreator yang menggabungkan elemen seni tradisional Indonesia dengan pendekatan kontemporer. Karya-karyanya mencakup komposisi musik, pertunjukan tari, hingga produksi panggung berskala besar.

Warisan itu tidak hanya berbentuk karya, tetapi juga cara pandang tentang bagaimana seni budaya bisa terus hidup di tengah perubahan zaman. Banyak seniman menyebut pendekatan Guruh sebagai jembatan antara tradisi dan modernitas.

Kepergian Guruh Soekarnoputra menutup satu babak panjang dalam sejarah seni Indonesia. Namun karya dan pemikirannya dipastikan tetap menjadi bagian dari perjalanan industri hiburan dan budaya Tanah Air ke depan.

Reporter: Muzakir Salim