IKA Trisakti Luncurkan Trisakti Peduli, Siapkan Blueprint Pemulihan Ekonomi Daerah Bencana

IKA Trisakti meluncurkan gerakan kemanusiaan Trisakti Peduli untuk mendukung pemulihan ekonomi masyarakat terdampak bencana.
Penulis: Muzakir Salim
Minggu, 20 September 2026 | 08:21:31 WIB

LIPUTANHARIAN.CO.ID — Ikatan Alumni Trisakti meluncurkan Trisakti Peduli, gerakan kemanusiaan yang mengerahkan jejaring dan kompetensi alumni lintas bidang untuk mendukung pemulihan ekonomi masyarakat terdampak bencana. Program ini tidak berhenti pada penggalangan bantuan, tetapi menyertakan pendampingan berbasis keahlian hingga penyusunan blueprint recovery economy di tiap wilayah terdampak.

Ketua Umum IKA Trisakti Maman Abdurrahman mengatakan pendekatan yang dipakai organisasinya berbeda dari gerakan bantuan bencana pada umumnya. Menurutnya, potensi alumni yang tersebar di banyak disiplin ilmu belum sepenuhnya dimanfaatkan untuk mempercepat kebangkitan ekonomi daerah terdampak.

"Trisakti Peduli tidak hanya tentang memberikan sumbangan. Kami ingin mengoptimalkan dan memanfaatkan seluruh potensi alumni yang ada," kata Maman di Jakarta, Sabtu (19/9).

Jejaring Alumni Lintas Bidang Jadi Modal Utama

IKA Trisakti mencatat anggotanya berasal dari berbagai latar keahlian, mulai dari kedokteran, hukum, teknik sipil, arsitektur, transportasi dan logistik, hingga ekonomi dan bisnis. Keragaman itu dinilai menjadi modal untuk merancang program pemulihan yang tidak seragam antarwilayah.

Setiap daerah terdampak akan mendapatkan program pemulihan sesuai kebutuhan dan karakteristiknya masing-masing. IKA Trisakti juga menyiapkan blueprint recovery economy yang dikawal melalui pendampingan alumni sesuai kompetensinya.

"Misalnya, untuk program kewirausahaan dan pengembangan usaha, alumni dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis dapat ikut memberikan pendampingan," ujarnya.

Pendampingan Usaha Jadi Fokus Pemulihan Ekonomi

Fokus pada pendampingan usaha menempatkan Trisakti Peduli pada wilayah yang jarang disentuh gerakan bantuan konvensional. Bantuan tanggap darurat biasanya berhenti setelah masa krisis selesai, sementara pemulihan ekonomi membutuhkan pendampingan yang berjalan lebih panjang.

Alumni dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis disebut akan terlibat langsung mendampingi pelaku usaha kecil di daerah terdampak. Pendekatan ini diharapkan membantu masyarakat tidak hanya bertahan pada masa tanggap bencana, tetapi juga membangun kembali kegiatan ekonomi secara berkelanjutan.

Maman menegaskan Trisakti Peduli dirancang untuk mendukung pemulihan kehidupan dan kegiatan ekonomi warga dalam jangka panjang. Program ini memanfaatkan kompetensi alumni sebagai penggerak, bukan sekadar menyalurkan donasi.

Peran Alumni Teknik dan Logistik di Wilayah Terdampak

Selain sektor usaha, alumni dari bidang teknik sipil, arsitektur, serta transportasi dan logistik disebut memiliki peran dalam pemulihan infrastruktur dan distribusi di daerah bencana. Kedua sektor itu kerap menjadi penghambat utama kebangkitan ekonomi pascabencana.

Dengan memetakan kebutuhan tiap wilayah, IKA Trisakti berharap penyaluran tenaga ahli bisa lebih tepat sasaran. Pendekatan berbasis kompetensi ini menjadi pembeda Trisakti Peduli dari gerakan kemanusiaan lain yang umumnya bersifat seragam.

Reporter: Muzakir Salim