Quartararo Gabung Honda MotoGP 2027: Alasan di Balik Pilihannya

Fabio Quartararo resmi bergabung dengan Honda untuk MotoGP 2027 setelah meninggalkan Yamaha.
Penulis: Muzakir Salim
Jumat, 18 September 2026 | 12:01:31 WIB

LIPUTANHARIAN.CO.ID — Fabio Quartararo memutuskan hengkang dari Yamaha dan bergabung dengan Honda mulai MotoGP 2027, langkah yang kontras dengan keputusan Marc Marquez delapan musim lalu. Pebalap Prancis itu yakin Honda sedang serius membangun proyek untuk kembali bersaing di papan atas, meski masih ada tantangan adaptasi ban baru Pirelli dan waktu pengujian yang terbatas.

Keputusan Fabio Quartararo meninggalkan Yamaha demi Honda mengejutkan banyak pihak. Pasalnya, Honda beberapa tahun terakhir identik dengan keterpurukan, sampai Marc Marquez memilih hengkang ke Ducati. Tapi Quartararo melihat sesuatu yang berbeda dari pabrikan Jepang itu.

Juara MotoGP 2021 tersebut menilai Honda kini berada di fase serius untuk kembali meraih kemenangan. Keyakinan itu bukan tanpa dasar, melainkan buah dari pengamatannya terhadap pergerakan Honda dalam beberapa tahun terakhir.

Alasan Quartararo Yakin dengan Proyek Honda

Quartararo menyebut Honda telah mengerahkan seluruh sumber daya demi kembali bersaing di MotoGP. Perubahan regulasi, motor baru, dan ban baru dinilainya sebagai momentum yang tepat bagi Honda untuk bangkit.

"Karena aku yakin Honda, selama bertahun-tahun, sedang berada dalam fase di mana mereka mau kembali meraih kemenangan. Mereka mengerahkan semua sumber daya untuk kembali bersaing. Dengan perubahan regulasi, motor baru, dan ban baru, aku yakin Honda bisa memberikan kejutan dan menghadirkan motor sangat kompetitif," ujar El Diablo dikutip dari GPOne.

Pebalap asal Prancis itu juga menyinggung soal kepergian Marquez dari Honda. Menurutnya, momen tersebut menjadi titik balik yang membuat Honda menyadari apa yang selama ini diminta pebalap terbaiknya.

"Saya yakin mereka sudah memahaminya. Honda kehilangan pebalap terbaiknya, dan saat itu mereka menyadari apa yang diminta Marc. Mereka sadar bahwa mereka harus bekerja jauh lebih agresif, dan dalam dua tahun terakhir mereka telah membuat kemajuan cukup besar," sambungnya.

Kontras dengan Keputusan Marquez

Marquez menghabiskan delapan musim bersama Honda sebelum memutuskan pindah ke Ducati. Keputusan itu diambil setelah ia menilai motor Honda tak lagi kompetitif untuk bersaing di depan.

Quartararo justru melangkah berlawanan. Ia meninggalkan Yamaha, pabrikan yang membesarkan namanya dan mengantarkannya juara dunia, demi Honda yang sedang dalam proses pembangunan ulang.

Perbedaan ini menarik dicermati. Marquez pergi ketika Honda di titik terendah, sementara Quartararo datang justru saat Honda dinilai sedang menuju titik balik.

Tantangan Ban Pirelli dan Waktu Uji Terbatas

MotoGP 2027 akan memakai ban Pirelli, menggantikan Michelin. Bagi Quartararo, ini tantangan tersendiri karena waktu pengujian untuk memahami motor dan ban baru cukup terbatas.

Ia tak mau muluk-muluk soal target. Menurutnya, pindah ke Honda bukan jaminan motor langsung menjadi yang terbaik.

"Bukan berarti begitu pindah ke Honda, motornya langsung menjadi yang terbaik; kita harus bekerja, menyesuaikannya, dan melakukannya sedikit demi sedikit. Sedikit demi sedikit, tapi dengan cepat," tukasnya.

Pernyataan itu menunjukkan Quartararo sadar penuh bahwa proses adaptasi butuh waktu. Ia tak menjanjikan hasil instan, tapi menekankan pentingnya kerja keras dan kecepatan dalam menyesuaikan diri.

Apa Artinya untuk Peta Kekuatan MotoGP 2027

Keputusan Quartararo menambah dinamika jelang musim 2027. Honda akan memiliki pebalap dengan kualitas juara dunia, sesuatu yang belum mereka miliki sejak Marquez pergi.

Bagi Yamaha, kehilangan Quartararo berarti mereka harus mencari pengganti yang mampu membawa tim kembali bersaing. Sementara Honda mendapat amunisi baru untuk mempercepat proyek kebangkitan mereka.

Yang jelas, pernyataan Quartararo memberi gambaran bahwa Honda bukan lagi tujuan yang dihindari pebalap top. Setidaknya, bagi El Diablo, Honda kini layak dipertaruhkan.

Reporter: Muzakir Salim