Suzuki Daftarkan Paten Mobil Listrik Mungil di Indonesia, Mirip e Sky

Suzuki mendaftarkan paten desain mobil listrik mungil di DJKI dengan nomor permohonan A00202604867.
Penulis: Ridwan Azhari
Jumat, 18 September 2026 | 10:21:31 WIB

LIPUTANHARIAN.CO.ID — Suzuki Motor Corporation mendaftarkan paten desain mobil listrik mungil di Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual Kementerian Hukum RI dengan nomor permohonan A00202604867. Siluet kendaraan boxy perkotaan dalam dokumen itu identik dengan e Sky, kei car listrik yang dijadwalkan meluncur di Jepang musim gugur 2026. Belum ada konfirmasi resmi soal peluncuran model ini di pasar Indonesia.

Dokumen pendaftaran desain industri yang tercatat di laman resmi DJKI menyebut Suzuki Motor Corporation yang bermarkas di Hamamatsu, Prefektur Shizuoka, Jepang, sebagai pemilik permohonan. Sketsa yang dilampirkan menampilkan mobil boxy perkotaan berukuran mungil.

Bentuknya mengingatkan pada e Sky, mobil listrik pertama Suzuki yang mengikuti regulasi kei car khas Jepang. Kesamaan terlihat dari sejumlah detail eksterior.

Kisi-kisi Horizontal dan Lampu Bulat Khas e Sky

Bagian depan mobil menampilkan grille dengan susunan horizontal yang rapi, dengan logo Suzuki tepat di tengahnya. Lampu depannya bulat dan diposisikan rendah, tanpa lampu LED memanjang di bagian atas seperti yang lazim pada mobil modern saat ini.

Pola serupa ditemukan di e Sky. Bagian buritan juga memperlihatkan lampu belakang yang memanjang vertikal di kedua sisi bodi. Ada wiper kecil di kaca belakang dan antena mungil di atap, dua fitur yang identik dengan e Sky versi Jepang.

Dimensi Ringkas, Baterai LFP 26 kWh

E Sky tercatat memiliki panjang 3.395 mm, lebar 1.475 mm, dan tinggi 1.625 mm. Jarak sumbu rodanya 2.460 mm dengan bobot sekitar 1.030 kilogram, cukup untuk menampung empat penumpang.

Soal tenaga, Suzuki belum mengumumkan output resmi motor listriknya. Regulasi kei car di Jepang membatasi tenaga maksimum kendaraan jenis ini pada 47 kW atau sekitar 63 hp. Untuk sumber daya, mobil ini memakai baterai lithium iron phosphate (LFP) berkapasitas 26 kWh dengan jarak tempuh diklaim mencapai 310 km sekali pengisian penuh.

Bersaing dengan Nissan Sakura hingga BYD Racco

Di pasar Jepang, e Sky akan berhadapan dengan sejumlah kei car listrik lain. Deretan pesaingnya mencakup Nissan Sakura, Mitsubishi eK X EV, Honda N-One, dan BYD Racco.

Peluncuran e Sky di Jepang dijadwalkan pada musim gugur 2026, sekitar September hingga November. Jadwal itu menempatkannya sebagai langkah awal Suzuki di segmen kei car listrik sebelum kemungkinan ekspansi ke pasar lain.

Belum Ada Konfirmasi untuk Indonesia

Hingga kini belum ada pernyataan resmi dari Suzuki soal peluncuran model ini di Indonesia. Pendaftaran desain di DJKI umumnya menjadi rutinitas administratif yang dilakukan prinsipal untuk melindungi kekayaan intelektualnya, bukan penanda pasti bahwa produk akan dijual di Tanah Air.

Suzuki sebenarnya bukan pemain baru di pasar mobil listrik Indonesia. Pabrikan asal Jepang itu sudah meluncurkan e Vitara sebagai mobil listrik murni pertamanya di ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026, Februari lalu.

Jika e Sky benar masuk Indonesia, posisinya akan berada di segmen yang belum banyak diisi pesaing. Mobil listrik mungil dengan harga terjangkau masih jarang ditemui di pasar lokal, meski permintaan kendaraan perkotaan berukuran ringkas terus tumbuh.

Reporter: Ridwan Azhari