Cek Kesehatan Finansial, Cegah Utang Berlebihan di Tengah Maraknya Pinjaman Online

Ilustrasi layanan pinjaman online yang dapat diakses melalui gawai.
Penulis: Muzakir Salim
Jumat, 18 September 2026 | 08:41:02 WIB

LIPUTANHARIAN.CO.ID — Kemudahan mengakses pinjaman online lewat gawai membuat masyarakat bisa mendapat dana dalam hitungan menit, tanpa perlu datang ke bank. Namun, kemudahan itu berisiko menjerumuskan pengguna ke lilitan utang berkepanjangan jika tidak diimbangi kebijakan keuangan yang sehat.

Perkembangan digital di sektor keuangan berlangsung cepat dan mengubah cara masyarakat menghimpun dana. Kini, layanan pinjaman bisa diakses hanya dengan beberapa kali klik di gawai, baik untuk tujuan konsumtif maupun produktif. Kemudahan ini menghapus kebutuhan mendatangi bank atau koperasi secara fisik.

Di balik kemudahan tersebut, muncul persoalan baru. Masyarakat yang tidak bijak mengelola keuangan berpotensi terjebak dalam utang berkepanjangan. Literasi finansial menjadi kunci agar digitalisasi keuangan membawa manfaat, bukan mudarat.

Podcast Money Honey Bahas Trik Jaga Kesehatan Finansial

CNNIndonesia.com akan membahas persoalan ini secara lengkap dalam Podcast Money Honey bertajuk "Cek Kesehatan Finansial, Cegah Utang Berlebihan". Podcast ini menghadirkan Head of Digital Lending Business PT Bank Jago Tbk Irene Santoso sebagai narasumber.

Acara dipandu presenter CNNIndonesia TV Dea Kartika dan ditayangkan melalui livestreaming CNN Indonesia, aplikasi, serta kanal Youtube CNN Indonesia pada Jumat (17/9) pukul 19.00 WIB.

Kenapa Kesehatan Finansial Makin Krusial

Perkembangan teknologi finansial membuat layanan pinjaman makin mudah dijangkau. Proses pengajuan yang singkat dan pencairan cepat menjadi daya tarik utama, terutama bagi pengguna yang butuh dana mendesak.

Tanpa perencanaan yang matang, pinjaman yang awalnya terlihat ringan bisa menumpuk. Bunga dan tenor yang tidak dipahami dengan baik memperbesar risiko gagal bayar. Kondisi ini pada akhirnya mengganggu kesehatan finansial jangka panjang.

Karena itu, memahami kapasitas keuangan pribadi menjadi langkah awal yang penting. Masyarakat perlu memastikan pinjaman yang diambil sesuai kemampuan bayar, bukan sekadar mengikuti kemudahan yang ditawarkan aplikasi.

Apa yang Perlu Dipahami Sebelum Mengambil Pinjaman

Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan sebelum mengajukan pinjaman, terutama melalui platform digital:

  • Pastikan penyedia pinjaman terdaftar dan diawasi otoritas yang berwenang.
  • Pahami besaran bunga, biaya administrasi, dan tenor yang ditawarkan.
  • Hitung rasio cicilan terhadap pendapatan bulanan agar tidak melebihi kemampuan.
  • Hindari meminjam untuk kebutuhan konsumtif yang tidak mendesak.
  • Siapkan dana darurat agar tidak bergantung pada pinjaman saat kebutuhan mendadak muncul.

Langkah-langkah tersebut membantu masyarakat menjaga kesehatan finansial di tengah derasnya arus digitalisasi layanan keuangan. Dengan begitu, kemudahan yang tersedia bisa dimanfaatkan secara produktif.

Simak Ulasan Lengkapnya

Pembahasan lebih jauh soal jurus bijak mengelola keuangan dan mencegah utang berlebihan akan diulas dalam Podcast Money Honey bersama Irene Santoso. Penonton bisa menyaksikan tayangannya pada Jumat (17/9) pukul 19.00 WIB melalui livestreaming CNN Indonesia, aplikasi, dan Youtube CNN Indonesia.

Reporter: Muzakir Salim