Alma Pöysti Jadi Pemeran Utama Film Rom-Com Nordic 'The Bottom Line'
LIPUTANHARIAN.CO.ID — Kehadiran Pöysti dalam proyek ini menandai kolaborasi lanjutan dengan nama-nama besar perfilman Nordik setelah kesuksesan globalnya lewat Fallen Leaves karya Aki Kaurismäki. Aktor William Spetz dan Pekka Strang juga dikonfirmasi bergabung dalam jajaran pemain pendukung yang akan mendampingi karakter Iris.
Premis Cinta di Tengah Lautan Baltik
Cerita berpusat pada Iris, seorang musisi berusia 45 tahun yang terjebak dalam rutinitas membosankan saat tampil di kapal feri rute Vaasa (Finlandia) menuju Umeå (Swedia). Kehidupan monotonnya berubah ketika seorang produser musik muda mulai melihat potensi lain dalam dirinya.
Namun, godaan untuk mengejar impian baru tersebut justru menyeret Iris ke dalam jalinan kebohongan yang mengancam stabilitas hidupnya. Blåhed menggambarkan film ini sebagai komedi romantis modern dengan sentuhan tragikomedi yang hangat, humoris, dan sensual.
Latar lokasi menjadi elemen krusial dalam narasi. Perjalanan feri selama empat jam melintasi Selat Kvarken tidak hanya menghubungkan dua negara, tetapi juga tiga bahasa: Swedia, Finlandia-Swedia, dan Finlandia. Ruang emosional ini merefleksikan pergulatan batin Iris antara berbagai versi kehidupan yang mungkin ia jalani.
Musik Orisinal dari Markus Krunegård
Elemen musik memegang peranan vital dalam pengembangan karakter. Penyanyi dan penulis lagu terkenal Swedia, Markus Krunegård, ditugaskan menciptakan lagu-lagu orisinal yang akan dibawakan langsung oleh Alma Pöysti di layar lebar. Penampilan vokal Iris dirancang untuk mencerminkan perjalanan emosional sang protagonis secara organik.
Blåhed, yang tumbuh dekat perbatasan Finlandia-Swedia di utara, memilih wilayah Kvarken karena kedekatan personalnya dengan budaya setempat. Ambisinya adalah menampilkan sisi jarang terlihat dari kawasan Nordik sambil menyuguhkan cerita universal tentang cinta, penuaan, dan obsesi manusia terhadap aktualisasi diri.
Dukungan Institusi dan Distribusi Regional
Proyek ini ditulis oleh Blåhed bersama Helmi Tolonen dan diproduksi oleh Mia Welin dari Anagram Sweden, bagian dari Studio TF1. Co-production dilakukan bersama Just Republic dari Finlandia, dengan dukungan pendanaan awal dari Swedish Film Institute dan Amos Anderson Fund.
Scanbox telah ditunjuk sebagai distributor untuk wilayah Nordik. Saat ini, film masih berada dalam tahap pengembangan dan pencarian pendanaan akhir sebelum memasuki proses produksi penuh. Pitching di Helsinki International Film Festival diharapkan dapat menarik minat investor internasional lainnya.