Pemerintah Siapkan Rp 40 Triliun per Tahun untuk Utang Kopdes ke Bank BUMN

Pemerintah menyiapkan alokasi Rp40 triliun per tahun untuk pembayaran cicilan utang Koperasi Desa (Kopdes) ke bank BUMN.
Penulis: Muzakir Salim
Rabu, 02 September 2026 | 23:03:01 WIB

LIPUTANHARIAN.CO.ID — Komitmen itu disampaikan Purbaya di kompleks Mahkamah Agung, Jakarta, Rabu (2/9/2026). Ia menegaskan bahwa pembayaran yang dilakukan setiap tahun sudah dipersiapkan matang dan akan selaras dengan kapasitas perbankan yang menjadi mitra.

Skema Pembayaran dan Jaminan Kredit

Menurut Purbaya, alokasi Rp 40 triliun merupakan bagian dari kewajiban pemerintah dalam program Kopdes Merah Putih. Ia menyebut pembayaran tidak akan mengganggu likuiditas bank pelaksana.

"Kita setiap bayar Rp 40 triliun cicilan juga dengan kesiapan perbankan. Jadi, enggak ada keterlambatan pembayaran cicilan pemerintah. Kita harus menjaga kondisi sistem perbankan kita," ujarnya.

Pernyataan ini sekaligus menjawab kekhawatiran akan munculnya kredit macet di bank-bank BUMN yang membiayai koperasi desa. Purbaya menegaskan pemerintah tidak akan membiarkan risiko itu terjadi.

Cara Khusus Masih Disiapkan

Untuk memastikan kelancaran pembayaran, pemerintah mengaku akan menyiapkan mekanisme khusus. Namun, Purbaya belum mengungkap bentuk teknisnya.

"Nanti kita akan carikan cara khusus untuk memastikan semuanya bisa berjalan dengan lancar. Kita lihat nanti ada nggak cara untuk memastikan kewajiban pemerintah yang harus dibayarkan, bisa kita bayarkan," terangnya.

Ia enggan membeberkan lebih jauh, tetapi menegaskan bahwa pemerintah punya ruang fiskal cukup luas untuk memenuhi kewajiban tersebut.

Kas Negara Rp 510 Triliun Lebih

Mantan Kepala Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) itu juga membeberkan posisi kas pemerintah saat ini. Angka tercatat di atas Rp 500 triliun, tepatnya Rp 510 triliun lebih.

"Pokoknya ada Rp 510 triliun lebih cash-nya sekarang. Kalau dibilang uang saya Rp 8,1 triliun, ya nggak. Sudah disiapkan kok Rp 40 triliun," jelas Purbaya.

Dengan likuiditas tersebut, pembayaran tahunan sebesar Rp 40 triliun dinilai tidak menjadi beban berarti bagi APBN. Mengingat posisi kas yang besar ini, pemerintah optimistis program Kopdes Merah Putih bisa berjalan tanpa menekan perbankan.

Program Kopdes Merah Putih sendiri dirancang untuk memperkuat ekonomi desa melalui koperasi, dengan dukungan pembiayaan dari bank-bank pelat merah. Keberhasilan program ini tak hanya diukur dari penyaluran dana, tetapi juga dari kesiapan pemerintah menjaga arus pembayaran agar kepercayaan perbankan tetap terjaga.

Reporter: Muzakir Salim