Tarif Transbandara Blok M-Soekarno Hatta Resmi Naik Jadi Rp15 Ribu per Penumpang

Bus Transbandara Blok M–Soekarno Hatta melintas di kawasan Jakarta Selatan, Senin (31/8).
Penulis: Fadhli Usman
Selasa, 01 September 2026 | 09:07:32 WIB

LIPUTANHARIAN.CO.ID — Keputusan penyesuaian tarif itu disampaikan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung di Jakarta Selatan, Senin (31/8) kemarin. "Mengenai tarif Rp15 ribu, karena ini sudah diumumkan dan diputuskan, besok akan diberlakukan untuk tarif dari Blok M ke Soekarno-Hatta yaitu Rp15 ribu berlaku," ujarnya.

Dasar Kenaikan: Keberlanjutan Operasional dan Standar Pelayanan Minimum

Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Budi Awaluddin menjelaskan, kenaikan tarif ini bukan tanpa pertimbangan. Pihaknya melakukan kajian mendalam untuk memastikan layanan tetap berjalan dan memenuhi Standar Pelayanan Minimum (SPM) bagi penumpang.

"Penetapan tarif Rp15 ribu merupakan hasil kajian mendalam demi keberlanjutan layanan dan tetap disubsidi Pemprov DKI Jakarta, sehingga masyarakat tetap mendapatkan moda transportasi menuju bandara yang sangat terjangkau," kata Budi pada Jumat (28/7).

Biaya Produksi Rp70 Ribu per Penumpang, Subsidi Menutup Selisih

Besaran subsidi yang diberikan pemerintah cukup signifikan. Direktur Utama PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) Welfizon Yuza mengungkapkan, biaya produksi layanan rute Transbandara mencapai Rp70 ribu per penumpang.

Selama ini, selisih antara biaya produksi dan tarif yang dibayar penumpang ditanggung melalui subsidi Pemprov DKI Jakarta. Skema ini dipilih agar masyarakat tetap mendapat akses transportasi menuju bandara dengan harga terjangkau.

Sejak Maret 2026, Tarif Promosi Berlaku Hingga Agustus

Bus Transbandara rute Blok M–Soekarno Hatta resmi beroperasi pada 12 Maret 2026. Selama masa pengenalan, tarif yang dikenakan hanya Rp3.500—jauh lebih rendah dari biaya produksi.

Kebijakan promosi itu berlangsung hingga akhir Agustus kemarin. Kini, dengan berlakunya tarif baru Rp15 ribu, pemerintah masih menanggung beban subsidi sekitar Rp55 ribu untuk setiap penumpang.

Kenaikan tarif ini sekaligus menjadi ujian bagi minat masyarakat menggunakan transportasi publik menuju bandara. Apalagi, rute Blok M–Soekarno Hatta merupakan salah satu koridor strategis yang menghubungkan pusat kota dengan pintu gerbang udara utama Jakarta.

Reporter: Fadhli Usman