Situbondo Terima Rp 51,6 Miliar untuk Revitalisasi 96 Gedung Sekolah dari Kemendikdasmen, Bupati Terus Lobi Penambahan Dana
Disdikbud Situbondo menerima kucuran dana revitalisasi gedung sekolah senilai Rp 51,6 miliar dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) untuk memperbaiki 96 sekolah PAUD, SD, dan SMP yang rusak. Angka ini mengalami penambahan signifikan dari alokasi awal pada Juli 2026 yang tercatat sekitar Rp 31,2 miliar. Bupati Situbondo Yusuf Rio Wahyu Prayogo disebut terus berkomunikasi dengan pemerintah pusat untuk menambah jumlah bantuan mengingat masih banyak sekolah rusak di daerahnya.
SITUBONDO — Kabupaten Situbondo mendapat tambahan dana revitalisasi sekolah secara bertahap dari pemerintah pusat. Hingga Agustus 2026, total kucuran yang diterima mencapai Rp 51,6 miliar, naik dari alokasi sebelumnya yang sebesar Rp 31,2 miliar pada bulan Juli.
Dana tersebut dialokasikan untuk perbaikan 96 gedung sekolah yang tersebar di wilayah Situbondo, mencakup jenjang PAUD, SD, dan SMP, baik negeri maupun swasta.
Kerusakan Sekolah Dominan di Atas 50 Persen
Mayoritas sekolah yang diusulkan untuk direvitalisasi mengalami kerusakan antara 50 hingga 60 persen. Kondisi ini dinilai sudah tidak mendukung proses belajar mengajar secara optimal.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Situbondo Sopan Efendi menyampaikan bahwa sebenarnya pemkab telah mengusulkan 393 sekolah yang rusak di atas 60 persen kepada Kemendikdasmen.
"Pada tahun ini sebenarnya kami mengusulkan sebanyak 393 sekolah yang sudah mengalami kerusakan di atas 60 persen dan harus diperbaiki, dan sementara yang direalisasikan 96 sekolah," kata Sopan di Situbondo, Senin.
Bupati Terus Komunikasi dengan Kemendikdasmen
Pemkab Situbondo berharap bantuan dana revitalisasi ini terus bertambah mengingat banyaknya gedung sekolah yang membutuhkan perbaikan. Upaya tersebut dilakukan melalui komunikasi intensif antara Bupati Yusuf Rio Wahyu Prayogo dengan Kemendikdasmen.
"Kemungkinan besar dana revitalisasi untuk Situbondo akan bertambah, karena Bupati Situbondo Yusuf Rio Wahyu Prayogo terus melakukan komunikasi dengan Kemendikdasmen," ujar Sopan Efendi.
Penambahan dana pada Agustus ini menjadi sinyal positif bagi pemkab, yang menilai pemerintah pusat merespons kebutuhan perbaikan infrastruktur pendidikan di daerah tersebut.