Beasiswa PAUD Banjarmasin 2026 untuk Anak Tak Tercover PIP, Disdik Siapkan Perwali
LIPUTANHARIAN.CO.ID — Kota Banjarmasin memperluas akses pendidikan prasekolah melalui dua jalur bantuan. Pertama, PIP dari pemerintah pusat yang kini menjangkau jenjang PAUD. Kedua, beasiswa dari APBD untuk anak yang membutuhkan tetapi tidak tercatat dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).
Kepala Dinas Pendidikan Kota Banjarmasin, Ryan Utama, menyatakan pendataan calon penerima PIP untuk jenjang PAUD sedang berjalan. Proses ini melibatkan Dinas Sosial untuk memastikan sasaran tepat.
"Kalau ada yang tidak tercover di dalam perlinsos, kita mencoba usulkan untuk beasiswa. Saat ini sudah dianggarkan pendamping PIP dari APBD bagi yang tidak tercover di APBN," ujarnya.
Skema Bantuan: PIP Pusat dan Pendamping APBD
Pemerintah daerah menganggarkan dana pendamping PIP dari APBD. Namun untuk jenjang SMP, skema ini sudah masuk penganggaran. Adapun untuk jenjang PAUD, jumlah penerima masih menunggu hasil pendataan.
Regulasi berbentuk Peraturan Wali Kota (Perwali) tengah disusun sebagai dasar hukum penyaluran beasiswa. Belum ada nominal pasti yang diputuskan karena proses pendataan belum selesai.
Sosialisasi Wajib Belajar 13 Tahun Baru Capai 50 Persen
Bunda PAUD Kota Banjarmasin, Neli Listriani, mengatakan sosialisasi wajib belajar satu tahun PAUD telah menjangkau hampir separuh sasaran. Pihaknya masih menemukan orang tua yang belum berminat menyekolahkan anak di lembaga PAUD.
"Untuk sosialisasi belajar satu tahun untuk PAUD sudah hampir 50 persen. Kemudian kami menggalakkan kembali untuk orang tua yang belum memiliki minat memasukkan anaknya ke sekolah," kata Neli, Senin (31/8/2026).
Dua faktor utama yang membuat orang tua enggan: biaya pendidikan dan kesibukan pekerjaan. Untuk masalah biaya, pemerintah menyiapkan beasiswa. Untuk kendala antar-jemput, orang tua didorong memilih PAUD di dekat rumah.
"Paling tidak kami melalui pendekatan akan menyosialisasikan, membujuk orang tua, sehingga orang tua berinisiatif sekolah paling tidak di PAUD terdekat lingkungan rumah," tuturnya.
Peran PAUD: Bukan Sekadar Akademik
Ryan Utama menegaskan bahwa PAUD berfungsi membentuk kebiasaan dasar anak, bukan hanya kesiapan akademik. Materi pembelajaran mencakup makanan bergizi, kebiasaan hidup sehat, pengenalan organ tubuh, hingga pemahaman lingkungan seperti pemilahan sampah.
"Jadi diajarkan bagaimana makanan bergizi, kebiasaan hidup sehat, pengenalan organ tubuh, pengenalan lingkungan untuk pemilahan sampah sampai pada wajib belajar satu tahun prasekolah," jelasnya.
Uji Coba di TK Pembina Inti
Pemko Banjarmasin menunjuk TK Pembina Inti Banjarmasin Tengah sebagai lokasi percontohan. Di sana, program pembelajaran PAUD dirancang melalui delapan segmen penguatan pendidikan anak usia dini.
Bagaimana Cara Mendaftar?
Orang tua yang ingin memasukkan anak ke PAUD dapat menghubungi Dinas Pendidikan Kota Banjarmasin atau lembaga PAUD terdekat. Pendataan penerima bantuan dilakukan melalui Dinas Sosial yang memverifikasi status keluarga dalam data perlindungan sosial.
Bagi anak yang tidak termasuk DTKS tetapi membutuhkan bantuan, pemerintah daerah membuka peluang pengusulan beasiswa melalui Disdik setempat. Informasi lebih lanjut dapat diperoleh di kantor Dinas Pendidikan Kota Banjarmasin.
Warga diimbau waspada terhadap pihak yang menjanjikan bantuan dengan imbalan uang. Penyaluran bantuan pendidikan tidak dipungut biaya apa pun.