FFWS SEA 2026 Fall: ONIC Lolos ke Grand Finals usai Comeback Adam dan Kapten POOM
LIPUTANHARIAN.CO.ID — ONIC Esports menuntaskan Week 3 FFWS SEA 2026 Fall dengan performa terbaiknya sepanjang turnamen. Pada Day 3, mereka memuncaki klasemen matchday dengan 116 poin yang terdiri dari satu Booyah, 70 eliminasi, dan 46 placement points. Hasil ini sekaligus memastikan ONIC menjadi wakil Indonesia kedua yang aman ke Grand Finals setelah Bigetron by Vitality.
Konsistensi menjadi kata kunci kebangkitan ONIC di Phase 2. Mereka mengumpulkan 84 poin di Day 1, kemudian meningkat ke 87 poin di Day 2, dan melesat ke 116 poin di Day 3. Yang lebih penting, skuad berjuluk Landak Kuning ini tidak pernah keluar dari posisi lima besar pada setiap matchday. Kembalinya Adam Ramdani ke Posisi EXP Laner
Kebangkitan ONIC bertepatan dengan kembalinya Adam Ramdani (ADAM) ke lineup utama. Setelah diparkir selama dua pekan pertama, pemain senior itu kembali mengisi posisi EXP Laner atas keputusan Head Coach Ahmad Fadly Masturoh (AFM).
AFM sebelumnya mempertimbangkan kesiapan mental Adam sebelum kembali diturunkan. Keputusan itu langsung membuahkan hasil. Performa ONIC meningkat secara konsisten sejak Adam kembali, meski kebangkitan tim tentu tidak bisa semata-mata dikaitkan dengan satu pemain. POOM Mengambil Alih Ban Kapten dari GEDAY
Perubahan struktural lain dilakukan AFM dengan menunjuk Rattapoom Sunthalunai (POOM) sebagai kapten baru, menggantikan Irgi Ramdani (GEDAY). POOM dinilai memiliki ketenangan dalam mengambil keputusan penting di situasi krusial pertandingan.
Kombinasi Adam di posisi depan dan kepemimpinan baru POOM menjadi formula yang berhasil membawa ONIC tampil stabil sepanjang tiga hari Phase 2. Keduanya kini tinggal mempersiapkan strategi menghadapi Grand Finals di Surabaya. RRQ Kazu dan MBR Omega Masih Berjuang di Week 4
Di sisi lain, perjuangan RRQ Kazu dan MBR Omega belum selesai. MBR Omega finis di peringkat keenam pada Day 3 dengan 75 poin, sementara RRQ Kazu berada satu peringkat di bawahnya dengan 63 poin. Perolehan tersebut belum cukup untuk menembus dua besar yang menjadi syarat lolos langsung.
Kedua tim masih memiliki satu kesempatan terakhir pada Week 4 yang berlangsung pada 4–6 September 2026. Mereka wajib tampil maksimal untuk memperebutkan slot yang tersisa.
Tekanan terbesar justru dihadapi EVOS Divine. Sang juara Esports World Cup: Free Fire 2025 itu hanya mampu finis di peringkat ke-11 pada Day 3 dengan 48 poin. Absennya Rasyah dan Reyy di awal musim membuat mereka kesulitan menemukan ritme serta chemistry terbaik, dan kini ancaman tereliminasi lebih awal membayangi.
Saat ini sudah enam tim yang memastikan diri lolos ke Grand Finals FFWS SEA 2026 Fall, yaitu Bigetron by Vitality, ONIC Esports, AG.AL, Buriram United Esports, Twisted Minds, dan Team Flash. Masih ada lima slot tersisa yang akan diperebutkan tim-tim lain di pekan terakhir.