KAI Rombak Stasiun Gambir: Hadirkan Hotel, Ritel, dan Akses Langsung ke Monas
LIPUTANHARIAN.CO.ID — Pengembangan New Gambir bertumpu pada tiga pilar. Mobilitas — memperkuat konektivitas antar moda: kereta api jarak jauh, KRL Commuter Line, MRT Jakarta, Transjakarta, bus bandara, hingga jalur pejalan kaki. Budaya — menghadirkan kenyamanan melalui layanan dan fasilitas pelanggan. Lifestyle and leisure — membuka ruang untuk kuliner, ritel, dan aktivitas kawasan yang lebih hidup.
Penumpang Gambir Terus Meningkat
Sepanjang Januari–Juli 2026, Stasiun Gambir melayani 3,87 juta aktivitas pelanggan. Rinciannya, 1,99 juta penumpang naik dan 1,88 juta turun.
Angka ini merefleksikan tingginya intensitas pergerakan orang di stasiun pusat Jakarta. Ini sekaligus menjadi dasar kebutuhan revitalisasi.
"Transformasi New Gambir disiapkan untuk memperkuat konektivitas, meningkatkan kualitas layanan, serta menghadirkan ruang yang menghubungkan perjalanan, aktivitas, dan pengalaman masyarakat di pusat Jakarta," demikian pernyataan KAI dalam unggahan tersebut.
Dengan proyek ini, KAI tidak sekadar merenovasi bangunan. Gambir diarahkan menjadi simpul aktivitas yang menyatu dengan kota, sejalan dengan perkembangan kawasan Monas dan transportasi terintegrasi di Jakarta.