9 Penginapan di Peternakan Aktif: Petik Buah, Beri Makan Hewan, dan Makan Hasil Kebun
LIPUTANHARIAN.CO.ID — Konsep farm-to-table mungkin sudah umum di banyak hotel, tapi hanya sedikit yang benar-benar mengambil bahan makanan, bahkan perlengkapan mandi dan rangkaian bunga, langsung dari lahan mereka sendiri. Lebih jarang lagi yang mengajak tamu ikut serta dalam proses bertani. Sembilan properti di bawah ini punya lahan luas dan program yang beragam, masing-masing mencerminkan karakter tanah di sekitarnya.
Dari Georgia ke New Mexico: Ragam Karakter Lahan
Di Franklin, Tennessee, Southall Farm & Inn menempati lahan seluas 325 hektar yang terasa jauh dari hiruk-pikuk Nashville, meski hanya berjarak 25 mil. Tamu diajak meninggalkan mobil dan berkeliling dengan berjalan kaki, bersepeda, atau naik golf cart yang dikemudikan staf. Suasana pedesaan yang tenang ini menjadi latar untuk menikmati kolam rendam, mengikuti sound bath, atau membawa anak-anak bermain zip line. Sore harinya, keluarga bisa memesan s'mores untuk dibakar di dek pondok.
Di negara bagian New Mexico, ada cagar alam luas yang menjadi rumah bagi kawanan bison. Sementara itu, kawasan Alentejo di Portugal punya perkebunan pedesaan yang menawarkan kelas mengubah wol menjadi benang. Setiap properti punya dunia sendiri yang berbeda satu sama lain.
El Pretexto, Puerto Rico: Menjelajah Kandang Ayam dan Kebun Kopi
Properti yang lebih kecil juga punya daya tarik tersendiri. El Pretexto di Puerto Rico mengajak tamunya menjelajahi kandang ayam dan kawasan agroforestri kopi. Suasananya jauh lebih intim dibanding properti bergaya vila Italia yang dikelilingi kebun zaitun. Mana pun yang dipilih, setiap penginapan menawarkan cara berbeda untuk menikmati kehidupan pedesaan.
The Newt, Inggris: Pesta Panen dan Tasting Cider
Salah satu properti paling menarik adalah The Newt di Somerset, Inggris. Properti ini terdiri dari Hadspen House, sebuah rumah Georgia dari batu pasir dengan 13 kamar, plus bangunan bekas kandang yang disulap menjadi 10 kamar tambahan. Kamar-kamarnya unik dan mewah—Room One di bangunan utama menghadap jalanan kuno yang ditumbuhi pepohonan, dengan pancuran berlapis marmer. Kamar di bekas kandang menawarkan tempat tidur berkanopi di dalam stall asli.
Di luar kamar, ada spa dengan kolam renang dalam-luar, hutan, kebun buah, dan taman rusa yang bebas dijelajahi. Bar yang menghadap lapangan kroket menyajikan tasting cider di ruang bawah tanah. Restoran Botanical Rooms menyajikan menu dengan bahan-bahan segar dari kebun, seperti sugar snaps dengan smoked roe dan mint, atau terong panggang. Sarapan pagi menyajikan croissant besar buatan baker The Newt.
Babylonstoren, Afrika Selatan: Kebun Raya yang Bisa Dihuni
Di Franschhoek, Afrika Selatan, Babylonstoren telah menarik pengunjung sejak 2010. Properti seluas 2.600 hektar ini memadukan arsitektur Cape Dutch, kebun dengan keanekaragaman hayati luar biasa, dan restoran farm-to-table. Ada 33 unit akomodasi yang tersebar dalam beberapa klaster, masing-masing mempertahankan detail historis seperti pintu pertanian, perapian, dan dinding batu tebal.
Tambahan terbaru adalah Soetmelksvlei, sebuah rumah pertanian gaya Cape dari tahun 1890-an yang berfungsi seperti museum interaktif. Tamu bisa berinteraksi dengan pengrajin yang sedang bekerja, ikut memerah susu sapi, atau membuat mentega. Ada juga restoran yang menyajikan makan siang khas pertanian dan toko yang menjual barang-barang antik.
Petik Buah Beri dan Tur Peternakan Lebah
Kembali ke Amerika Serikat, properti di Gardiner, New York, menawarkan pemandangan Pegunungan Shawangunk yang mengingatkan pada lukisan aliran Hudson River School. Tamu bisa ikut memetik hasil kebun untuk dibawa pulang, memberi makan hewan, atau mengikuti tur ke tempat peternakan lebah. Di Tennessee, pengunjung Southall Farm & Inn bisa mengikuti tur apiary dan makan malam khusus pertanian yang diadakan secara berkala.
Beberapa properti juga mengadakan pasar petani pada hari Minggu. Setiap penginapan punya program yang berbeda, jadi pastikan untuk mengecek jadwal kegiatan sebelum berkunjung.
Tips Sebelum Berangkat
Sebagian besar properti ini menawarkan paket menginap yang sudah termasuk aktivitas pertanian. Untuk keluarga dengan anak-anak, properti di Tennessee dan New York punya fasilitas yang ramah anak seperti zip line dan area bermain. Pelancong solo yang mencari ketenangan bisa memilih The Newt di Inggris atau Babylonstoren di Afrika Selatan yang punya spa dan program kebun yang mendalam.
Waktu terbaik berkunjung tergantung pada musim panen di masing-masing lokasi. Musim panas hingga awal gugur biasanya menjadi puncak aktivitas pertanian. Informasi terkini mengenai ketersediaan kamar, harga paket, dan jadwal kegiatan dapat dikonfirmasi langsung melalui situs resmi masing-masing properti.
Durasi ideal menginap adalah dua hingga tiga malam agar cukup waktu untuk menjelajahi lahan, mengikuti program, dan benar-benar merasakan ritme kehidupan pertanian.