KA Logawa Relasi Purwokerto-Ketapang Terlambat 26 Menit di Jember, Imbas Truk Tertemper KA Malabar di Klaten
Perjalanan KA Logawa relasi Purwokerto-Ketapang mengalami keterlambatan kurang lebih 26 menit saat tiba di Stasiun Jember, Jawa Timur, Kamis. Keterlambatan ini merupakan imbas dari gangguan operasional tertempernya truk oleh KA Malabar relasi Bandung-Malang yang menyebabkan anjloknya lokomotif di jalur kereta api antara Srowot-Klaten, Jawa Tengah.
JEMBER — Manajer Hukum dan Humas PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 9, Cahyo Widiantoro, menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh penumpang atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan akibat keterlambatan tersebut. Insiden yang memicu gangguan ini terjadi di JPL 295 antara Srowot-Klaten, Km 143+3/4 jalur hulu, yang menyebabkan dua as satu bogie lokomotif KA Malabar anjlok.
"Kami menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada seluruh penumpang atas gangguan tersebut," kata Cahyo Widiantoro di Jember.
KA Logawa Tertahan di Stasiun Surabaya Gubeng
Akibat kejadian tersebut, perjalanan KA Logawa terpaksa tertahan di emplasemen Stasiun Surabaya Gubeng. Penahanan ini dilakukan sebagai bagian dari taktis operasional untuk menjaga keselamatan perjalanan kereta api, baik yang datang maupun berangkat dari stasiun tersebut.
"Dampak dari kejadian tersebut menyebabkan KA Logawa relasi Purwokerto-Ketapang tertahan di emplasemen Stasiun Surabaya Gubeng dikarenakan taktis operasional kereta api, yang datang maupun berangkat dari Stasiun Surabaya Gubeng untuk menjaga keselamatan perjalanan kereta api," tuturnya.
Proses Evakuasi dan Normalisasi Jalur
Pihak KAI segera berkoordinasi dengan tim teknis untuk melakukan penanganan. Sebuah Kereta Penolong (NR) dari Depo Lokomotif Yogyakarta juga disiapkan guna mendukung proses evakuasi dan normalisasi jalur operasional di lokasi kejadian.
Berdasarkan laporan operasional, KA Logawa akhirnya tiba di Stasiun Jember pada Kamis pukul 19.15 WIB dan melanjutkan perjalanan hingga tiba di Stasiun Ketapang pada pukul 21.45 WIB. Sementara itu, perjalanan kereta api lainnya di wilayah Daop 9 Jember berjalan sesuai jadwal yang telah ditetapkan.
KAI Imbau Penumpang Pantau Jadwal Terbaru
Pihak KAI mengimbau kepada seluruh penumpang untuk tetap memantau informasi dan jadwal perjalanan kereta api, khususnya jadwal kedatangan, karena kondisi operasional dapat berubah sewaktu-waktu. Evakuasi sarana di wilayah terdampak sendiri telah selesai dilakukan.
"Kami mengapresiasi pengertian dan kesabaran para penumpang selama proses penanganan gangguan berlangsung. Kami berkomitmen untuk meningkatkan keandalan operasional serta memastikan perjalanan kereta api dapat berlangsung dengan aman, selamat, nyaman, dan tepat waktu," ujarnya.
Pihak KAI terus berupaya melakukan penanganan secara cepat dan terkoordinasi agar perjalanan kereta api dapat kembali normal dengan tetap mengutamakan aspek keselamatan. Evaluasi menyeluruh juga akan dilakukan agar kejadian serupa dapat diminimalkan di masa mendatang.