Diskominfo Kota Tangerang Latih 100 Anggota KIM Manfaatkan AI untuk Produksi Konten Informasi Publik
TANGERANG — Sebanyak 100 pengurus Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) dari berbagai wilayah di Kota Tangerang mengikuti pelatihan pemanfaatan artificial intelligence (AI) yang digelar Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) setempat. Pelatihan ini dirancang untuk mendorong produktivitas para pegiat informasi dalam membuat konten yang informatif bagi publik.
Kepala Diskominfo Kota Tangerang, Mugiya Wardhany, mengatakan pengenalan teknologi AI menjadi langkah strategis agar KIM dapat menjalankan perannya sebagai mitra pemerintah. Peran tersebut mencakup diseminasi informasi pembangunan di lingkungan masing-masing.
“Kami memanfaatkan pelatihan ini untuk mengenalkan AI agar bisa dimanfaatkan untuk membantu produksi konten yang bermanfaat bagi masyarakat,” kata Mugiya di Tangerang, Kamis.
Peningkatan Kapasitas Pengelola Informasi di Era Digital
Pelatihan ini merupakan bagian dari program berkelanjutan Pemkot Tangerang untuk memperkuat kapasitas pengelola informasi masyarakat. Pemerintah kota berharap KIM mampu beradaptasi dengan cepat terhadap perubahan lanskap media digital.
Mugiya menambahkan, harapannya KIM dapat memberikan kontribusi maksimal dalam memproduksi konten yang komunikatif dan relevan dengan kebutuhan warga. Materi pelatihan mencakup pemanfaatan AI untuk mencari ide, menyusun materi, hingga mengembangkan konsep visual dan audiovisual.
“Alhamdulillah, pelatihan tadi disambut sangat antusias, ada 100 perwakilan KIM yang hadir sekaligus belajar bersama-sama di bawah bimbingan dari narasumber profesional dan berpengalaman,” pungkasnya.
Pegiat KIM: AI Membuka Peluang Baru Produksi Konten
Salah seorang peserta, Mustafia Priadi dari KIM Cerdas (Cibodas Baru), menilai perkembangan AI menghadirkan peluang baru bagi para pegiat informasi. Teknologi ini dinilai mampu mempercepat proses produksi konten digital yang menarik.
Menurutnya, AI dapat dimanfaatkan dalam berbagai tahap produksi, mulai dari tahap perencanaan konten hingga eksekusi konsep visual. Hal ini membuat pekerjaan pegiat KIM menjadi lebih efisien tanpa mengorbankan kualitas informasi.
“Saya sangat senang mendapat kesempatan belajar AI bersama para pengurus KIM dari wilayah lain karena materinya sangat relevan dengan kondisi sekarang. Jadi, kami bisa belajar banyak mengenai pemanfaatan AI untuk memproduksi konten digital secara mudah dan cepat,” ujar Mustafia.
Antusiasme peserta terlihat dari sesi tanya jawab dan praktik langsung yang berlangsung interaktif. Para peserta diajak mempraktikkan langsung penggunaan aplikasi AI untuk menghasilkan draf konten dan desain sederhana.