Hyundai dan Genesis Siapkan SUV EREV Jarak Tempuh 1.000 Km, Meluncur 2027
LIPUTANHARIAN.CO.ID — Strategi elektrifikasi Hyundai Motor Group memasuki babak baru. Dalam paparan CEO Investor Day 2026, pabrikan Korea Selatan itu membeberkan rencana meluncurkan 100 produk baru di berbagai pasar global hingga 2030. Dari jumlah tersebut, dua di antaranya adalah SUV dengan teknologi Range-Extended Electric Vehicle (EREV) yang dijadwalkan hadir pada 2027.
Model pertama akan memulai produksi pada paruh pertama 2027, menyusul tujuh kendaraan lain dalam delapan bulan berikutnya. Santa Fe EREV sudah dipastikan dirakit di fasilitas Alabama, Amerika Serikat. Genesis juga akan menerima kendaraan EREV pada periode serupa, yang diposisikan di segmen crossover.
Jarak Tempuh Lebih dari 1.000 Kilometer untuk Genesis
Angka yang ditawarkan cukup agresif. Santa Fe EREV diklaim memiliki total jangkauan lebih dari 600 mil, sementara model Genesis ditargetkan menembus angka 640 mil atau setara 1.030 kilometer. Artinya, kombinasi baterai dan mesin bensin sebagai generator mampu menempuh perjalanan Jakarta–Surabaya pulang-pergi tanpa khawatir kehabisan daya.
Kunci dari pencapaian ini ada pada sel baterai anyar yang dikembangkan in-house. Hyundai menyebut sel generasi terbaru ini memiliki output dua kali lipat dari unit sebelumnya, dan mampu meningkatkan kecepatan pengisian daya hingga 40 persen. Dampaknya, pabrikan bisa memakai paket baterai lebih kecil tanpa mengorbankan performa maupun jarak tempuh.
Sel Baterai Lebih Murah dan Sistem Manajemen Panas Baru
Untuk kendaraan listrik murni (BEV) yang meluncur pada 2027, Hyundai akan menggunakan sel NCM mid-nickel yang menekan biaya produksi baterai hingga 30 persen. Belum ada kepastian apakah penghematan ini akan diteruskan ke harga jual konsumen.
Dari sisi keamanan, sistem manajemen baterai berbasis cloud yang diperbarui untuk 2028 menargetkan peningkatan umur pakai baterai rata-rata 20 persen. Sistem ini juga dilengkapi fitur Thermal Runaway Protection yang dirancang membatasi risiko kebakaran baterai akibat kecelakaan atau kegagalan sel.
Strategi Pasar: Mengapa Santa Fe EREV Jadi Andalan
Langkah Hyundai masuk segmen EREV terbilang logis. Santa Fe merupakan model terlaris Hyundai di Amerika Serikat. Versi EREV membuka peluang bagi konsumen yang ragu beralih ke BEV murni—tetap bisa menempuh perjalanan jauh dengan mesin bensin, namun menjalani aktivitas harian dengan tenaga listrik.
Keputusan memproduksi di Amerika Serikat juga tak lepas dari tekanan tarif impor. Hyundai menargetkan kapasitas produksi 500.000 unit per tahun di seluruh fasilitas Amerika Utara. Dengan begitu, Santa Fe EREV berpotensi menjadi tulang punggung penjualan sekaligus buffer terhadap kebijakan tarif yang berubah-ubah.