Kebakaran Lahan di Lainungan Sidrap Hanguskan 11 Hektare, Tim Gabungan TNI-Polri dan Warga Padamkan Api dengan Peralatan Seadanya
SIDRAP — Tim gabungan TNI-Polri bersama warga bahu-membahu memadamkan kobaran api yang melanda lahan pertanian di kawasan Bujung Pitue, Desa Lainungan, Kecamatan Watang Pulu, Kabupaten Sidrap, Senin malam (24/8/2026). Lokasi yang berada cukup jauh dari jalan poros membuat armada pemadam kebakaran tidak bisa menjangkau titik api.
Warga dan aparat terpaksa menggunakan peralatan seadanya, seperti ranting kayu dan hand sprayer untuk mengendalikan api yang mulai meluas. Kehadiran personel TNI-Polri di lokasi disebut mendorong masyarakat untuk ikut bergotong royong dalam proses pemadaman.
Lahan yang Terbakar Sudah Selesai Dipanen
Dandim 1420 Sidrap, Letkol Inf Andi Zulhakim Asdar, yang berada langsung di lokasi kejadian mengatakan, kebakaran tersebut menghanguskan sekitar 11 hektare lahan pertanian milik warga.
"Akibat kebakaran lahan malam ini menghabiskan sekitar 11 hektare lahan pertanian milik warga. Untungnya, lahan yang terbakar sudah selesai dipanen," ujar Andi Zulhakim.
Laporan Diterima Pukul 17.30 WITA
Kapolres Sidrap, AKBP Indra Waspada Yuda, menyebut informasi mengenai kebakaran diterima sekitar pukul 17.30 WITA. Setelah laporan masuk, tim gabungan Karhutla TNI-Polri langsung bergerak menuju lokasi untuk melakukan pemadaman.
"Melihat kondisi kebakaran sekitar 11 hektare, sehingga berpotensi mengganggu pernapasan warga. Namun dengan upaya pemadaman yang dilakukan tim, titik api dapat dipadamkan sekitar pukul 21.00 WITA," kata Kapolres.
Larangan Membuka Lahan dengan Cara Dibakar
Dalam kesempatan itu, Kapolres Sidrap mengimbau masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar. Pihaknya menegaskan, TNI-Polri siap membantu warga yang ingin membuka lahan pertanian dengan metode yang lebih aman.
"Kami dari TNI-Polri siap membantu warga yang ingin membuka lahan pertanian, tetapi tidak dengan cara membakar. Karena itu, perlu dilakukan edukasi kepada masyarakat agar membuka lahan tidak dengan membakar," tegasnya.
Ia menambahkan, koordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Sidrap, termasuk Bupati Sidrap H. Syaharuddin Alrif, telah dilakukan terkait upaya pencegahan kebakaran lahan di wilayah Watang Pulu.
Peristiwa ini menjadi perhatian aparat dan pemerintah setempat. Kondisi lahan yang kering dinilai berpotensi membuat api cepat meluas dan mengancam lahan maupun lingkungan di sekitarnya jika tidak segera ditangani.