KAI Divre III Palembang Tambah Satu Rangkaian KA Eksekutif untuk Libur Maulid Nabi, Penjualan Tiket Tembus 119 Persen
PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divre III Palembang menambah satu rangkaian kereta api (KA) eksekutif untuk memenuhi lonjakan permintaan perjalanan warga Sumatera Selatan selama libur panjang Maulid Nabi Muhammad SAW pada 21-26 Agustus 2026. Penambahan ini direspon pasar dengan cepat; hingga Sabtu, penjualan tiket telah mencapai 22.854 tiket atau sekitar 119 persen dari total kapasitas 19.200 tempat duduk yang disiapkan.
PALEMBANG — Tingginya animo masyarakat bepergian pada libur akhir pekan yang bertepatan dengan peringatan Maulid Nabi membuat PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divre III Palembang bergerak cepat. Perusahaan menambah satu rangkaian KA eksekutif untuk periode 21-26 Agustus 2026, menyusul tingkat keterisian yang sudah melebihi kapasitas di sejumlah rute favorit.
Manager Humas KAI Divre III Palembang, Aida Suryanti, mengatakan penambahan rangkaian ini merupakan respons langsung terhadap data penjualan tiket yang menunjukkan lonjakan signifikan. Total 19.200 tempat duduk disiapkan, namun peminatnya justru lebih banyak.
Dua Rute Favorit Tembus 100 Persen, Satu Rute Masih Longgar
Berdasarkan data penjualan hingga Sabtu, dua kereta andalan mencatatkan okupansi di atas kapasitas. KA Bukit Serelo relasi Kertapati-Lubuk Linggau (PP) dan KA Rajabasa relasi Kertapati-Tanjungkarang (PP) sama-sama mencatat penjualan tiket Original Destination (OD) lebih dari 100 persen.
Situasi berbeda terjadi pada KA Sindang Marga relasi Kertapati-Lubuk Linggau yang baru terjual 73 persen dari tempat duduk tersedia. Untuk arah sebaliknya, Lubuk Linggau-Kertapati, tiket yang laku baru mencapai 57 persen.
Tarif Dinamis Berlaku di KA Sindang Marga
Bagi calon penumpang yang masih mencari tiket, KAI mengingatkan adanya skema tarif dinamis pada KA Sindang Marga. Harga menyesuaikan tingkat permintaan, momentum perjalanan, relasi, serta waktu pemesanan.
"Pada periode dengan permintaan perjalanan yang tinggi, tarif pada subkelas tertentu dapat berada pada posisi yang lebih tinggi dan mendekati TBA. Namun, tarif tetap berada dalam koridor Tarif Batas Bawah dan Tarif Batas Atas yang berlaku," ujar Aida.
Untuk kelas Bisnis, tarif berkisar Rp100.000 hingga Rp260.000. Sementara kelas eksekutif dipatok antara Rp140.000 hingga Rp350.000, tergantung relasi dan subkelas yang dipilih.
KAI Perkuat Aspek Keselamatan dan Mitigasi Risiko
Di tengah lonjakan penumpang, KAI Divre III Palembang memastikan keselamatan tetap menjadi prioritas utama. Pemeriksaan rutin terhadap sarana dan prasarana dilakukan, termasuk mitigasi potensi gangguan perjalanan selama periode libur.
"Kami berkomitmen memberikan perjalanan yang aman, nyaman, menyenangkan, dan berkesan bagi seluruh pelanggan. Kesiapan sarana, prasarana, personel, hingga mitigasi risiko terus kami perkuat selama periode libur ini," kata Aida.
Masyarakat yang masih membutuhkan tiket diimbau melakukan pemesanan lebih awal melalui aplikasi Access by KAI, situs resmi, maupun mitra resmi lainnya. Ketersediaan tempat duduk dan subkelas tarif dapat berubah mengikuti tingkat permintaan.
KAI juga mengingatkan pelanggan untuk menjaga tiket, identitas, dan barang bawaan selama di stasiun maupun di dalam kereta, serta memastikan tidak ada barang tertinggal saat turun di stasiun tujuan.