Kejurprov FORKI Riau Diikuti 1.050 Karateka, Wawako Pekanbaru Tekankan Pembinaan Atlet dan Sportivitas
PEKANBARU — Wakil Wali Kota Pekanbaru, Markarius Anwar, secara resmi membuka Kejurprov FORKI Riau di Gelanggang Remaja, Sabtu (22/8/2026). Kejuaraan ini mempertemukan karateka terbaik dari berbagai pengcab FORKI di seluruh Provinsi Riau untuk bersaing memperebutkan gelar juara sekaligus mengukur kemampuan mereka di tingkat provinsi.
Pembinaan Mental dan Teknis Atlet Muda
Markarius menekankan bahwa kompetisi ini memiliki peran strategis dalam pembinaan atlet. Ia menyebut kejuaraan tersebut menjadi sarana untuk membentuk generasi muda yang berkarakter melalui olahraga karate.
"Kejurprov ini bukan hanya mencari juara. Tetapi, kejurprov ini juga membentuk karakter atlet yang disiplin dan berjiwa sportivitas," ujarnya.
Menurutnya, pengalaman bertanding merupakan faktor krusial bagi perkembangan seorang atlet. Semakin sering mengikuti kompetisi, mental dan kemampuan teknis para karateka akan semakin terasah.
"Pengalaman bertanding sangat penting bagi atlet. Semakin sering berkompetisi, tentu mental dan kemampuan mereka akan semakin terasah," ucap Markarius.
Target Melahirkan Atlet Nasional dari Riau
Kejurprov ini diharapkan menjadi batu loncatan untuk melahirkan atlet-atlet karate terbaik yang mampu mewakili Riau di kancah nasional. Kompetisi seperti ini dinilai penting untuk memberikan jam terbang kepada para atlet sebelum bersaing di level yang lebih tinggi.
Dengan jumlah peserta yang mencapai ribuan, animo atlet terhadap cabang olahraga karate di Riau terbilang tinggi. Hal ini menjadi modal berharga bagi FORKI Riau untuk membangun regenerasi atlet yang berkesinambungan.
Panitia Diminta Jaga Profesionalitas dan Kekompakan
Ketua FORKI Riau, Parisman Ihwan, dalam arahannya mengingatkan seluruh panitia untuk bekerja secara profesional dan kompak selama pelaksanaan kejuaraan. Ia menilai Kejurprov merupakan representasi wajah olahraga karate di Provinsi Riau.
"Kejurprov ini adalah wajah karate Riau. Saya minta semua bekerja maksimal. Jaga sportivitas, jaga nama baik organisasi, dan pastikan seluruh peserta merasa nyaman," kata Parisman Ihwan.
Ia memastikan seluruh rangkaian pertandingan harus berjalan dengan baik dan lancar. Kekompakan seluruh pihak yang terlibat menjadi kunci suksesnya penyelenggaraan ajang tahunan ini.