Pencarian

Gunung Ili Lewotolok Erupsi 10 Kali Sepekan, Status Waspada

Sabtu, 26 September 2026 • 11:01:31 WIB
Gunung Ili Lewotolok Erupsi 10 Kali Sepekan, Status Waspada
Gunung Ili Lewotolok erupsi dengan tinggi kolom abu 500 meter di atas puncak.

LIPUTANHARIAN.CO.ID — Gunung Ili Lewotolok di Nusa Tenggara Timur kembali erupsi pada Sabtu (26/9/2026) pukul 10.47 WITA dengan tinggi kolom abu mencapai 500 meter di atas puncak. Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mencatat gunung ini sudah erupsi 10 kali dalam sepekan terakhir. Tingkat aktivitas gunung ditetapkan di Level II atau Waspada.

Data PVMBG melalui aplikasi MAGMA Indonesia mencatat kolom abu berwarna kelabu dengan intensitas tebal ke arah barat. Erupsi terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 40 milimeter dan durasi 72 detik.

Dalam sepekan terakhir, gunung ini sudah erupsi 10 kali. Sepanjang 2026, MAGMA Indonesia mencatat Gunung Ili Lewotolok erupsi 154 kali.

Status Level II Waspada

Laporan aktivitas gunung api MAGMA Indonesia menempatkan Gunung Ili Lewotolok di Level II (Waspada). Pengamatan kegempaan pada 26 September 2026 pukul 00.00-23.59 WITA mencatat 226 kali gempa letusan/erupsi.

Amplitudo gempa letusan tercatat 19,5-40 milimeter dengan lama gempa 32-142 detik. Selain itu, terjadi 1 kali gempa guguran dengan amplitudo 3,9 mm dan lama gempa 57 detik.

Gempa hembusan tercatat 156 kali dengan amplitudo 7,8-40 milimeter dan lama gempa 20-66 detik.

Radius Aman untuk Wisatawan dan Pendaki

PVMBG menghimbau masyarakat di sekitar Gunung Ili Lewotolok maupun pengunjung, pendaki, dan wisatawan agar tidak memasuki wilayah radius 2 kilometer dari pusat aktivitas. Larangan serupa berlaku di radius 3 kilometer untuk sektor selatan dan tenggara.

Bagi traveler yang sedang merencanakan perjalanan ke kawasan Nusa Tenggara Timur, imbauan ini penting diperhatikan. Aktivitas vulkanik yang masih berlangsung membuat wilayah radius tersebut berstatus berbahaya.

Informasi terkini soal status gunung dapat dikonfirmasi melalui kanal resmi PVMBG atau MAGMA Indonesia sebelum berangkat.

Gunung Paling Aktif di Indonesia 2026

Sepanjang 2026, MAGMA Indonesia merekam 4.798 letusan gunung api di seluruh Indonesia. Gunung Semeru di Jawa Timur mencatat angka tertinggi dengan 1.859 kali letusan.

Gunung Ili Lewotolok berada di bawahnya dengan 154 kali erupsi. Angka ini menunjukkan gunung di Nusa Tenggara Timur tersebut termasuk salah satu yang paling aktif tahun ini.

Bagi wisatawan yang ingin memantau aktivitas gunung api secara real-time, aplikasi MAGMA Indonesia menyediakan laporan letusan dan kegempaan yang diperbarui berkala.

Sumber: databoks.katadata.co.id

Follow liputanharian.co.id

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks