Pencarian

Trump Jamu Xi Jinping, Bos Teknologi Terkaya AS Hadir di Gedung Putih

Jumat, 25 September 2026 • 10:22:31 WIB
Trump Jamu Xi Jinping, Bos Teknologi Terkaya AS Hadir di Gedung Putih
Presiden AS Donald Trump menyambut Presiden China Xi Jinping dalam jamuan makan malam kenegaraan di Gedung Putih.

LIPUTANHARIAN.CO.ID — Donald Trump menggelar jamuan makan malam kenegaraan di Gedung Putih untuk menghormati pemimpin China, Xi Jinping, dengan daftar tamu didominasi para bos teknologi terkaya Amerika Serikat. CEO OpenAI Sam Altman, CEO Nvidia Jensen Huang, hingga Elon Musk hadir dalam acara yang membahas ketegangan Taiwan, perdagangan, dan kecerdasan buatan. Kunjungan tiga hari Xi ke Washington menjadi ajang diplomasi sekaligus pertemuan tak resmi para raksasa industri digital.

Acara ini juga dihadiri tokoh-tokoh berpengaruh Washington dan sejumlah pemimpin bisnis di luar sektor teknologi. Kunjungan Xi berlangsung tiga hari di Washington.

Siapa Saja yang Hadir

Meja jamuan di Ruang Timur Gedung Putih diisi nama-nama puncak perusahaan teknologi Amerika. CEO OpenAI Sam Altman terlihat melayani permintaan tanda tangan saat tiba di lokasi.

CEO Nvidia Jensen Huang hadir dengan tuksedo, meninggalkan jaket kulit hitam yang jadi ciri khasnya. Elon Musk, orang terkaya dunia sekaligus CEO SpaceX dan Tesla, juga masuk daftar tamu.

Nama lain yang hadir meliputi pendiri Amazon Jeff Bezos, CEO Google dan Alphabet Sundar Pichai, Presiden sekaligus salah satu pendiri OpenAI Greg Brockman, serta Chairman dan CEO Dell Technologies Michael Dell.

Hadir pula Satya Nadella (Chairman & CEO Microsoft), Cristiano Amon (CEO Qualcomm), Tim Cook (Executive Chairman Direksi Apple), Mark Zuckerberg (CEO Meta), Dr. Lisa Su (CEO Advanced Micro Devices), dan Sergey Brin (salah satu pendiri Google/Alphabet).

Isi Pembicaraan Trump dan Xi

Kedua pemimpin membahas ketegangan terkait Taiwan, perdagangan, dan kecerdasan buatan atau AI. Trump juga memamerkan pembaruan Gedung Putih kepada Xi pada Kamis sore, mengajaknya berkeliling melihat helikopter kepresidenan Marine One dan landasan helikopter baru yang ia bangun.

Dalam pidato sulangnya, Trump menegaskan perbedaan sistem kedua negara tidak memutus hubungan keduanya.

"Presiden Xi dan saya sama-sama memahami bahwa kami mewakili sistem yang berbeda, tetapi ikatan antara rakyat kita tetap bertahan, dan hubungan kita tidak pernah sebaik ini," ujar Trump saat bersulang.

"Bersama-sama, kita dapat terus membangun hubungan yang mendorong kemakmuran dan keamanan bagi generasi mendatang," imbuhnya, dikutip dari Associated Press.

Xi dalam pidato sulangnya menyoroti janji Trump untuk membuat Amerika kembali berjaya dan komitmen China mencapai kebangkitan nasional yang hebat.

"Kedua tujuan ini sama-sama ambisius dan pastinya dapat saling memperkuat," kata Xi.

Diplomasi di Tengah Ketegangan Politik

Trump berusaha maksimal membuat Xi terkesan selama kunjungan tersebut, dan memuji hubungan pribadi mereka yang erat. Pujian itu muncul di saat Trump mengecam kandidat-kandidat utama Partai Demokrat sebagai komunis menjelang pemilihan sela November.

Jamuan malam ini menempatkan para CEO teknologi pada posisi yang jarang terlihat: duduk setara dengan dua kepala negara yang tengah bersitegang soal chip, AI, dan perdagangan. Bagi pelaku industri digital, kehadiran mereka menandakan kebijakan teknologi kedua negara tetap jadi agenda utama diplomasi.

Detail Jamuan

Trump mengenakan tuksedo, sementara Melania Trump memilih blus katun dari Saint Laurent, sabuk pinggang tuksedo sutra hitam, dan celana brokat hitam dari Dolce & Gabbana dengan motif bunga.

Xi memilih setelan jas hitam, dan istrinya, Peng Liyuan, mengenakan gaun merah. Ruang Timur tempat jamuan digelar ditata dengan pencahayaan temaram dan tata letak meja bernuansa merah dan emas.

Sumber: inet.detik.com

Follow liputanharian.co.id

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks