Pencarian

Pelindo Regional 2 Catat Arus Petikemas Naik 3,7 Persen hingga Agustus 2026

Kamis, 24 September 2026 • 08:21:31 WIB
Pelindo Regional 2 Catat Arus Petikemas Naik 3,7 Persen hingga Agustus 2026
Arus petikemas Pelindo Regional 2 mencapai 6,48 juta TEUs hingga Agustus 2026 atau naik 3,7 persen secara tahunan.

LIPUTANHARIAN.CO.ID — Pelindo Regional 2 membukukan arus petikemas 6,48 juta TEUs hingga Agustus 2026, naik 3,7 persen dari 6,25 juta TEUs pada periode sama tahun lalu. Pertumbuhan ini menandai aktivitas kepelabuhanan di wilayah kerja perusahaan tetap bergerak positif di tengah dinamika perdagangan dan logistik. Kenaikan juga terjadi pada arus barang nonpetikemas dan jumlah penumpang yang dilayani.

Kunjungan kapal di pelabuhan-pelabuhan bawah Pelindo Regional 2 tercatat 42.696 call hingga Agustus 2026. Angka itu naik sekitar 2,4 persen dibandingkan 41.691 call pada periode yang sama tahun 2025. Peningkatan ini sejalan dengan arahan strategis Danantara untuk mendorong penguatan kinerja, produktivitas, dan optimalisasi operasional perusahaan.

Executive Director 2 Pelindo Regional 2 Budi Prasetio menyatakan pertumbuhan sejumlah indikator menunjukkan aktivitas di pelabuhan Regional 2 tetap bergerak positif. "Pertumbuhan ini menunjukkan aktivitas kepelabuhanan di Regional 2 tetap berjalan dan terus berkembang. Hal ini juga sejalan dengan arahan strategis Danantara untuk terus meningkatkan kinerja dan produktivitas perusahaan," kata Budi kepada Mimbar Maritim di Jakarta, Rabu (23/9/2026).

Arus Barang Nonpetikemas Tumbuh 10 Persen

Volume barang nonpetikemas mencapai 41,64 juta ton hingga Agustus 2026. Capaian itu meningkat sekitar 10 persen dibandingkan 37,86 juta ton pada periode yang sama tahun 2025. Kenaikan ditopang peningkatan aktivitas bongkar muat di sejumlah cabang, termasuk komoditas curah cair, curah kering, dan general cargo.

Arus penumpang juga melonjak. Jumlah penumpang yang dilayani mencapai 1,08 juta orang, naik sekitar 32 persen dari 816.705 penumpang pada periode yang sama tahun sebelumnya. Peningkatan terutama terjadi pada arus penumpang domestik yang mencapai 1,07 juta orang.

Tanjung Priok dan Panjang Jadi Penopang Utama

Di Tanjung Priok, arus petikemas tercatat 5,88 juta TEUs secara konsolidasi hingga Agustus 2026. Angka itu naik sekitar 9,1 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2025. Arus barang nonpetikemas di pelabuhan yang sama juga meningkat menjadi 15,85 juta ton, tumbuh sekitar 16,4 persen.

Pelabuhan Panjang membukukan peningkatan arus petikemas sebesar 24,5 persen menjadi 91.458 TEUs. Arus barang nonpetikemas di cabang tersebut naik 22,8 persen menjadi 5,49 juta ton. Sementara di Pontianak, arus barang nonpetikemas melonjak signifikan menjadi 4,42 juta ton, atau tumbuh sekitar 81 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Budi menambahkan, peningkatan trafik tidak terlepas dari aktivitas masyarakat dan pergerakan komoditas di berbagai wilayah yang dilayani Pelindo Regional 2. Sejumlah cabang mencatat pertumbuhan seiring meningkatnya kegiatan perdagangan, distribusi barang, maupun mobilitas masyarakat.

"Kami melihat pertumbuhan ini sebagai bagian dari pergerakan ekonomi di wilayah layanan Regional 2. Karena itu, kami terus memperkuat koordinasi dengan seluruh stakeholder agar pelayanan pelabuhan dapat mengikuti perkembangan kebutuhan pengguna jasa, sekaligus mendukung arah strategis perusahaan," tutur Budi.

Fokus pada Kualitas Layanan, Bukan Sekadar Volume

Pelindo Regional 2 menegaskan pertumbuhan trafik harus diikuti peningkatan mutu pelayanan. Perusahaan akan terus melakukan perbaikan dan menjaga keandalan operasional pelabuhan di seluruh cabang.

"Yang paling penting bukan hanya pertumbuhan trafik, tetapi bagaimana pertumbuhan itu diikuti dengan pelayanan yang semakin baik. Kami akan terus melakukan perbaikan dan menjaga keandalan operasional pelabuhan," pungkas Budi.

Pertumbuhan arus petikemas, barang, dan penumpang di Regional 2 mencerminkan geliat perdagangan dan mobilitas masyarakat di wilayah layanan. Bagi Pelindo, capaian ini menjadi modal untuk memperkuat posisi sebagai operator pelabuhan utama di jalur logistik nasional.

Sumber: mimbarmaritim.id

Follow liputanharian.co.id

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks