Pencarian

Timnas eFootball Indonesia Gugur di Perempat Final Asian Games 2026

Rabu, 23 September 2026 • 10:01:31 WIB
Timnas eFootball Indonesia Gugur di Perempat Final Asian Games 2026
Pemain Timnas eFootball Indonesia, Rizky Faidan, bertanding di kategori PC melawan wakil Uzbekistan pada perempat final Asian Games 2026 di Aichi, Jepang, Rabu (23/9/2026).

LIPUTANHARIAN.CO.ID — Timnas eFootball Indonesia harus mengakhiri perjuangan di Asian Games 2026 setelah kalah 0-1 dari Uzbekistan pada babak perempat final. Pertandingan digelar di Aichi Sky Expo Esport Competition Room L5, Aichi, Jepang, Rabu (23/9/2026), dengan Rizky Faidan turun di kategori PC dan Radinka Wiratama di eFootball Mobile. Kekalahan ini menutup peluang Indonesia meraih medali dari nomor yang sebelumnya diunggulkan.

Indonesia menurunkan Rizky Faidan untuk kategori PC dan Radinka Wiratama di eFootball Mobile, didampingi pelatih Adyatma Priady. Uzbekistan mempercayakan dua pemain andalannya, Abubakir Iminjonov dan Farrukh Mirkhamitov, yang sebelumnya keluar sebagai juara Grup F usai mengalahkan Mongolia dan menahan imbang India.

Jalannya Pertandingan di Aichi

Di kategori PC, laga Faidan melawan wakil Uzbekistan berakhir imbang 1-1. Sementara di kategori mobile, Radinka harus mengakui keunggulan lawan dengan skor 2-3. Kombinasi hasil tersebut membuat Indonesia kalah agregat 0-1 dari Uzbekistan.

Pertandingan perempat final berlangsung pada Rabu, 23 September 2026, pukul 09.00 waktu setempat atau sekitar 07.00 WIB. Format penentuan pemenang menggunakan perolehan poin dari dua kategori yang dipertandingkan.

Respons PB ESI

Pengurus Besar Esports Indonesia (PB ESI) menyampaikan apresiasi kepada para atlet dan pelatih yang telah berjuang membawa nama Indonesia di ajang tersebut.

"Dengan skor akhir INA 0-1 UZB pertandingan ditentukan melalui perolehan poin. Indonesia harus mengakhiri langkahnya di babak Quarterfinals. Terima kasih Radinka Wiratama, Rizky Faidan, dan Adyatama Priady (Coach) atas perjuangan, kerja keras, dan semangat untuk membawa nama Indonesia," tulis PB ESI dalam pernyataan resminya.

Hasil di Luar Ekspektasi

Kekalahan ini tergolong mengejutkan. Nomor eFootball sebelumnya diandalkan sebagai penyumbang medali emas, mengingat performa kedua atlet di berbagai kompetisi game tersebut terbilang kuat. Hasil di Aichi memaksa Indonesia mengalihkan harapan medali ke cabang lain.

Sisa Peluang Indonesia

Peluang Indonesia meraih medali di Asian Games 2026 kini bergantung pada tujuh nomor pertandingan yang masih berjalan. Ketujuh nomor tersebut adalah Mobile Legends, Naraka: Bladepoint, Honor of Kings, Identity V, Pokemon Unite, Gran Turismo 7, dan PUBG Mobile.

Pada hari yang sama, 23 September 2026, Indonesia dijadwalkan kembali bertanding di nomor Gran Turismo 7 dan Naraka: Bladepoint. Dua nomor ini menjadi kesempatan berikutnya bagi kontingen Merah Putih untuk menjaga asa podium.

Gugurnya tim eFootball menambah tekanan bagi skuad esports Indonesia yang masih menyisakan tujuh peluang medali. Hasil dari Gran Turismo 7 dan Naraka: Bladepoint akan menentukan arah perolehan medali Indonesia di sisa gelaran Asian Games 2026.

Sumber: inet.detik.com

Follow liputanharian.co.id

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks