LIPUTANHARIAN.CO.ID — Tim beregu putri Indonesia lebih dulu memastikan tempat di semifinal Asian Games 2026 setelah menundukkan Taiwan 3-1 pada Selasa (22/9) siang. Beberapa jam berselang, tim beregu putra menyusul dengan kemenangan 3-2 atas Malaysia di perempat final. Dua tiket semifinal itu memastikan Indonesia meraih medali sekaligus memperbaiki prestasi di cabang badminton.
Perjuangan Putri Kusuma Wardani dan kawan-kawan berbuah tiket semifinal. Tim beregu putra yang diperkuat Fajar Alfian cs juga melaju ke babak empat besar usai melewati perlawanan ketat Malaysia. Dengan capaian ini, Indonesia dipastikan membawa pulang medali dari cabang badminton.
Kepastian medali itu tidak lepas dari format cabang olahraga badminton yang menyediakan dua medali perunggu bagi tim yang gagal melaju ke final. Tidak ada pertandingan perebutan peringkat ketiga pada nomor beregu, sehingga tim yang kalah di semifinal tetap naik podium.
Perbaikan Prestasi Dibanding Asian Games 2022
Dua medali yang sudah di tangan ini memperbaiki catatan Indonesia dibanding Asian Games 2022 yang berlangsung tiga tahun lalu. Ketika itu, tim badminton Indonesia pulang dengan tangan hampa karena tidak ada satu pun wakil yang bisa menembus babak semifinal.
Pada Asian Games yang berlangsung di Hangzhou tersebut, tim beregu putra dan putri sama-sama mentok di perempat final. Tim putra kalah dari Korea Selatan, sementara tim putri harus mengakui keunggulan China.
Tim Putra Unggulan Pertama Ditargetkan Emas
Kendati sudah memastikan dua medali, para pemain diminta menampilkan perjuangan maksimal pada babak semifinal demi menghidupkan kembali tradisi emas. Tim beregu putra yang menempati unggulan pertama ditargetkan meraih emas pada Asian Games kali ini.
Tim beregu putra Indonesia bakal bertemu Thailand pada laga semifinal yang berlangsung Rabu (23/9) siang. Sementara tim beregu putri akan menantang China pada pagi hari ini.
Laga melawan Thailand menjadi ujian tersendiri bagi Fajar Alfian dan kawan-kawan. Status unggulan pertama menuntut mereka tampil dominan sejak partai pembuka. Adapun tim putri menghadapi China, lawan yang pada edisi sebelumnya menghentikan langkah mereka.
Dua partai semifinal ini akan menentukan apakah Indonesia bisa melangkah lebih jauh dari sekadar memastikan medali. Tradisi emas badminton beregu yang sempat hilang di Hangzhou kini berada dalam jangkauan.