Pencarian

El Nino Gerus Debit Air, PLN Waspadai Pasokan Listrik PLTA Turun 650 MW

Rabu, 23 September 2026 • 08:41:31 WIB
El Nino Gerus Debit Air, PLN Waspadai Pasokan Listrik PLTA Turun 650 MW
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia memastikan pasokan listrik nasional berangsur pulih setelah El Nino menekan kapasitas PLTA.

LIPUTANHARIAN.CO.ID — Menteri ESDM Bahlil Lahadalia memastikan pasokan listrik nasional berangsur pulih setelah fenomena El Nino menekan kapasitas pembangkit listrik tenaga air (PLTA) di sejumlah wilayah. PT PLN (Persero) mencatat penurunan kapasitas paling dalam terjadi di Sulawesi bagian selatan, mencapai sekitar 650 MW. Pemerintah menyiapkan kombinasi PLTS dan baterai sebagai langkah mitigasi agar pasokan ke pelanggan tidak terganggu.

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengungkap dampak nyata El Nino terhadap sektor kelistrikan nasional. Musim kering yang berkepanjangan membuat debit air sejumlah sungai menyusut, sehingga kapasitas PLTA di beberapa daerah ikut terpangkas. Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menyatakan penanganan bersama PLN sudah menunjukkan hasil, meski kondisi cuaca masih menantang.

Bahlil menjelaskan, penurunan debit air tidak hanya berdampak pada pembangkit listrik. Sejumlah sungai yang biasanya bisa dilalui kapal kini mengalami pendangkalan, termasuk di wilayah Papua Selatan. Kondisi itu menjadi indikator betapa seriusnya tekanan El Nino terhadap sumber daya air di berbagai daerah.

Wilayah Paling Terdampak

Direktur Utama PT PLN (Persero) Darmawan Prasodjo menyebut Sulawesi bagian selatan sebagai wilayah dengan penurunan kapasitas PLTA paling signifikan. Angkanya mencapai sekitar 650 MW, cukup besar untuk mengguncang keseimbangan pasokan listrik setempat. Penurunan itu memaksa PLN bergerak cepat menutup defisit daya.

Menurut Bahlil, wilayah lain yang mengandalkan PLTA juga merasakan imbas serupa. Pemerintah bersama PLN menangani persoalan itu secara bertahap. "Itu yang terjadi di beberapa wilayah yang memakai PLTA. Dan berlahan-lahan sudah mulai bisa diatasi. Ini memang kondisi yang kita harus memenuhi," ujarnya saat ditemui selepas acara MKI Electricity Connect 2026 di ICE BSD.

Bahlil menambahkan, berkurangnya debit air menjadi persoalan yang harus dihadapi dengan solusi teknis, bukan sekadar penyesuaian jadwal operasi. "Memang kita tahu bahwa El Nino ini banyak yang membuat debit air kita itu berkurang," kata Bahlil.

PLTS dan Baterai Jadi Penopang

PLN menyiapkan kombinasi pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) dengan battery energy storage system (BESS) untuk menambal pasokan yang hilang dari PLTA. Skema ini memungkinkan listrik dari matahari disimpan lebih dulu, lalu dialirkan saat dibutuhkan, terutama pada malam hari atau ketika cuaca mendung.

Langkah itu penting karena PLTA selama ini menjadi tulang punggung pasokan di sejumlah sistem kelistrikan daerah. Ketika debit air turun, PLN butuh sumber pengganti yang bisa diandalkan tanpa menambah beban biaya bahan bakar secara berlebihan. PLTS plus baterai dinilai lebih fleksibel dibanding mengandalkan pembangkit berbahan bakar fosil.

Darmawan menyebut penurunan kapasitas PLTA akibat El Nino memang cukup dalam. "Memang dengan kondisi El Nino ini untuk PLTA itu kapasitasnya menjadi sangat berkurang. Sebagai contoh di Sulawesi bagian selatan itu berkurang sekitar 650 MW," ucapnya di forum yang sama.

Yang Harus Dijaga ke Depan

Bagi pelanggan rumah tangga dan industri, isu utama bukan hanya soal ada atau tidaknya listrik, melainkan keandalan pasokan saat musim kering datang lagi. El Nino diprediksi masih berulang di tahun-tahun mendatang, sehingga ketergantungan pada PLTA perlu diimbangi dengan bauran energi yang lebih tahan cuaca.

Pemerintah menargetkan penanganan dampak El Nino terhadap kelistrikan selesai bertahap. Fokusnya ada pada daerah yang sistem kelistrikannya paling bergantung pada air, seperti Sulawesi bagian selatan dan sejumlah wilayah di timur Indonesia. Peran PLTS dan baterai akan menentukan seberapa mulus transisi pasokan selama debit air belum pulih normal.

Bahlil memastikan pemerintah terus memantau kondisi debit air di tiap daerah. "Dan berlahan-lahan sudah mulai bisa diatasi," ujarnya, menegaskan bahwa pasokan listrik nasional tetap dalam kendali meski tekanan El Nino belum sepenuhnya surut.

Sumber: akurat.co

Follow liputanharian.co.id

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks