Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan menargetkan seluruh 24 kabupaten dan kota menerapkan manajemen talenta hingga 100 persen. Hingga saat ini, 13 instansi pemerintah daerah telah mendapatkan persetujuan penerapan, sementara 11 kabupaten/kota lainnya tengah mengikuti proses penilaian ekspose tahap kedua.
MAKASSAR — Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman menargetkan 24 kabupaten dan kota di Sulsel menerapkan manajemen talenta hingga 100 persen. Target ini mencakup seluruh pemerintah daerah di provinsi tersebut, tidak terkecuali instansi yang belum rampung menjalani proses penilaian.
Andi Sudirman menyampaikan hal itu pada pembukaan Ekspose Manajemen Talenta Tahap II Instansi Wilayah Provinsi Sulawesi Selatan Tahun 2026 di Makassar, Selasa. Ia menegaskan Sulsel menjadi salah satu daerah paling progresif dalam implementasi kebijakan ini.
13 Instansi Sudah Disetujui, 11 Lainnya Menyusul
Dari 24 kabupaten/kota di Sulsel, sebanyak 13 instansi pemerintah daerah telah mendapatkan persetujuan penerapan Manajemen Talenta. Pada ekspose tahap kedua ini, 11 kabupaten/kota lainnya kembali mengikuti proses penilaian dan ekspose penerapan.
Menurut Andi Sudirman, Sulsel menjadi wilayah di luar Pulau Jawa yang telah 100 persen melaksanakan manajemen talenta di lingkungan pemerintahan daerah. Capaian ini dinilai bukan sekadar angka, melainkan bukti implementasi nyata dalam pengelolaan sumber daya aparatur.
Pejabat Eselon dan ASN Ditempatkan Sesuai Kompetensi
Penerapan manajemen talenta bertujuan memastikan setiap pejabat eselon dan Aparatur Sipil Negara (ASN) ditempatkan pada posisi yang sesuai dengan kompetensi, kapasitas, dan potensinya. Hal ini diharapkan berdampak langsung pada kualitas pelayanan publik.
"Hari ini kita sudah merasakan manfaat dari talent full kepada pejabat eselon maupun ASN, untuk memastikan orang-orang yang ditempatkan pada posisi tertentu benar-benar sesuai dengan kompetensi, kapasitas dan potensinya," kata Andi Sudirman dalam sambutannya.
Sulsel Target Jadi Percontohan Nasional
Pemprov Sulsel tidak berhenti pada capaian yang sudah diraih. Andi Sudirman menegaskan penerapan manajemen talenta akan berjalan menyeluruh di 24 kabupaten/kota se-Sulsel.
"Kita berharap Sulawesi Selatan menjadi percontohan nasional dalam penerapan dan mobilisasi talenta antarinstansi pemerintah daerah. Sekaligus menjadi episentrum pembelajaran manajemen talenta di Indonesia," tuturnya.
Bukan Sekadar Syarat Administratif
Gubernur mengingatkan agar penerapan manajemen talenta tidak dipandang sebagai pemenuhan persyaratan administratif semata. Kebijakan ini justru menjadi fondasi untuk membangun birokrasi yang profesional dan berorientasi pada hasil.
"Kita ingin menjadikannya sebagai fondasi dalam membangun birokrasi yang profesional, kompeten, berintegritas, berorientasi pada hasil, serta mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat," ujar Andi Sudirman.