JAWA TIMUR — Iraola buka suara di tengah skeptisisme yang menyelimuti Anfield. Liverpool dianggap melemah setelah musim lalu gagal mempertahankan gelar dan finis di peringkat kelima, yang berujung pada pemecatan Arne Slot. Kini, perburuan dua penyerang sayap anyar yang belum tuntas juga menambah daftar pekerjaan rumah sang manajer anyar.
Meski begitu, pelatih asal Spanyol itu justru melihat sisi lain dari skuadnya. Ia menilai kualitas pemain yang ada saat ini sudah lebih dari cukup untuk bersaing, dan ia merasa skeptisisme publik justru muncul karena banyak yang melupakan kapasitas para pemainnya.
Iraola: Jangan Remehkan Kualitas Pemain di Anfield
“Ya, ini akan menjadi sebuah kesalahan jika meremehkan tim kami. Saya bisa merasakannya sedikit dari pertanyaan-pertanyaan yang diajukan kepada saya,” ujar Iraola. “Kami harus menghargai pemain bagus yang ada di bangunan ini. Terkadang mereka sudah di sini selama tiga, empat, lima musim dan kita tidak sadar seberapa bagus sebagian dari mereka.”
Iraola juga menegaskan bahwa bursa transfer belum tertutup. Ia masih punya waktu untuk menambah amunisi, dan ia mengakui memiliki keuntungan sebagai pendatang baru yang bisa menilai pemain secara objektif. “Saya bisa katakan bahwa saya sangat percaya diri dengan kualitas pemain yang kami miliki,” tegasnya.
Krisis Cedera Jadi Biang Keruh Suasana
Ia pun menyebut salah satu pemicu nada pesimistis adalah situasi cedera jangka panjang yang menimpa beberapa pilar utamanya. “Sedikit dari negativitas ini mungkin karena kami punya situasi rumit dengan cedera jangka panjang. Kami punya beberapa pemain sangat bagus yang menjalani operasi besar,” jelas Iraola.
“Jika kami punya pemain-pemain itu tersedia, mungkin skuad kami akan berada di posisi yang lebih baik. Kami harus melewati periode ini sampai mereka pulih sepenuhnya. Kami sudah tahu dampaknya sejak awal dan saya harap kami bisa melewatinya.”
Isak Jadi Kunci Kebangkitan Liverpool
Salah satu pemain yang diharapkan tampil moncer adalah Alexander Isak. Penyerang asal Swedia itu akan kembali ke Newcastle pada Minggu (18/8) untuk pertama kalinya sejak kepergiannya yang kontroversial musim panas lalu. Iraola menilai musim ini menjadi momen krusial bagi Isak untuk membuktikan konsistensinya.
“Ini musim yang besar bagi Alexander. Dia tahu pada akhirnya ada dua hal: pertama adalah ketersediaan, dan tanpa itu kami tidak bisa mendapatkan hal kedua, yaitu level performa. Saya tidak ragu dengan levelnya,” ucap Iraola.
“Dia nomor 9 yang cukup unik karena bisa datang untuk menerima bola dan sangat bersih secara teknis, tapi juga sangat bagus dalam menyerang ruang. Terkadang Anda dapat salah satunya, tapi dia bisa melakukan keduanya. Pekerjaan terbesar saya di pramusim adalah soal pressing, bagaimana memposisikan diri, dan dia mau melakukannya serta memahaminya.”
Kabar Transfer: Jones ke Inter, Villa Hadapi Godaan Arab Saudi
Di sisi lain, Liverpool resmi melepas Curtis Jones ke Inter Milan. Kesepakatan bernilai €30 juta plus bonus €5 juta itu juga mencakup klausul penjualan kembali sebesar 10 persen untuk Liverpool.
Sementara itu, Unai Emery mengakui Aston Villa tengah menanggung “konsekuensi” dari kesuksesan yang belum pernah terjadi sebelumnya. Villa kini berpotensi kehilangan Ollie Watkins setelah menolak tawaran kedua dari Al-Hilal yang nilainya mencapai £45 juta. Chelsea dan Nicolas Jackson menjadi prioritas pengganti jika Watkins hengkang.
Emery membenarkan bahwa dirinya tidak menyangka akan kehilangan banyak pemain inti musim panas ini. Morgan Rogers, Youri Tielemans, Lucas Digne, dan Ezri Konsa telah lebih dulu angkat kaki dari Villa Park. Klub juga sedang mencari klub baru untuk kiper andalan mereka, Emiliano Martínez, dan telah mendatangkan Zion Suzuki dari Parma sebagai penggantinya.