LIPUTANHARIAN.CO.ID — PT Pertamina (Persero) mengubah ajang lari tahunannya menjadi gerakan lingkungan yang lebih konkret. Melalui tujuh inisiatif keberlanjutan, perusahaan energi pelat merah ini tidak hanya mengajak peserta berolahraga, tetapi juga mempraktikkan ekonomi sirkular secara langsung di lapangan.
Vice President Corporate Communication Pertamina, Muhammad Baron, menegaskan bahwa inisiatif ini bukan sekadar kampanye. "Pertamina Eco RunFest 2026 merupakan gerakan yang mengajak masyarakat berpartisipasi langsung untuk menjaga lingkungan. Inisiatif keberlanjutan ini bukan sekadar wacana, melainkan tertuang nyata pada berbagai mata acara," ujarnya dalam keterangan resmi, Rabu (26/8).
100 Persen Laba Tiket untuk Aksi Lingkungan
Keputusan mendonasikan seluruh laba tiket menjadi pembeda utama Eco RunFest tahun ini. Baron menjelaskan, setiap tiket yang dibeli peserta akan memberikan manfaat langsung bagi sekolah, masyarakat, dan ruang publik melalui skema eco mission.
"Nantinya seluruh keuntungan penjualan tiket Pertamina Eco RunFest 2026 ini didonasikan 100 persen untuk mendukung pelaksanaan eco mission. Setiap tiket yang dibeli tidak hanya menjadi bagian dari keikutsertaan saja, tetapi para peserta bisa memberikan manfaat nyata," imbuh dia.
Tujuh Inisiatif dari Jersey hingga Pengelolaan Sampah
Pertamina menerapkan prinsip ekonomi sirkular di seluruh mata acara. Salah satu yang paling terlihat adalah eco jersey, di mana material jersey pelari dibuat dari limbah botol plastik dan tekstil daur ulang.
Pada aspek produksi, Pertamina mengoptimalisasi material daur ulang dan material sewa, termasuk memakai kembali elemen produksi dari penyelenggaraan tahun sebelumnya. Sampah yang dihasilkan selama rangkaian acara, mulai dari konferensi pers hingga hari-H, dikelola melalui skema eco waste management yang mencakup pengolahan sampah organik dengan Maggot Corner.
Berikut rincian tujuh inisiatif yang diusung:
- Eco Jersey: jersey pelari berbahan limbah botol plastik dan tekstil
- Eco Innovation: ruang bagi pelajar mengembangkan solusi pengelolaan sampah di sekolah
- Eco Mission: menghubungkan event dengan manfaat bagi sekolah, masyarakat, dan ruang publik
- Eco Talent: figur publik mengampanyekan kebiasaan ramah lingkungan
- Eco Production: optimalisasi material daur ulang dan sewa
- Eco Waste Management: pengelolaan sampah di seluruh rangkaian kegiatan
- Eco Education: sustainability dashboard dan carbon calculator untuk menghitung jejak lingkungan
Olahraga sebagai Media Edukasi Publik
Direktur Manajemen Risiko Pertamina, Ahmad Siddik Badruddin, menilai ajang ini telah berevolusi dari sekadar kegiatan olahraga menjadi festival yang memadukan musik, gaya hidup, dan komunitas. Menurutnya, nilai-nilai dalam olahraga sejalan dengan upaya menjaga lingkungan.
"Bagi Pertamina, olahraga bukan hanya tentang siapa yang paling cepat mencapai garis finis. Olahraga mengajarkan kita tentang semangat, disiplin, ketangguhan, kebersamaan, dan konsistensi untuk terus bergerak maju," tuturnya.
Dukungan terhadap ajang ini datang dari Dinas Pemuda dan Olahraga Pemkot DKI Jakarta serta PB PASI. Atlet pemegang rekor nasional, Odekta Elvina, turut hadir dalam jumpa media yang digelar pekan ini.
Cara Mendapatkan Tiket
Tiket Eco RunFest 2026 dapat dibeli melalui aplikasi MyPertamina. Penjualan khusus Redemption Points MyPertamina dibuka lebih awal pada 27 Agustus 2026, disusul penjualan untuk publik mulai 28 Agustus 2026. Informasi lengkap tersedia di laman resmi Pertamina Eco RunFest dan akun Instagram @pertamina.ecorunfest.