Rekrutmen TNI AD 2027: Batas Usia Naik Jadi 26 Tahun, Ini Syaratnya

Peserta mengikuti sosialisasi penerimaan calon Bintara dan Tamtama TNI AD Gelombang I Tahun Anggaran 2027 di Koramil 1609-03/Seririt.
Penulis: Fadhli Usman
Rabu, 21 Oktober 2026 | 09:01:03 WIB

LIPUTANHARIAN.CO.ID — Koramil 1609-03/Seririt membuka sosialisasi penerimaan calon Bintara dan Tamtama Prajurit Karier TNI AD Gelombang I Tahun Anggaran 2027. Sebanyak 68 pemuda mengikuti kegiatan tersebut, dengan salah satu informasi utama berupa kenaikan batas usia maksimal pendaftar dari 22 tahun menjadi 26 tahun. Tinggi badan minimal calon Bintara ditetapkan 163 cm, sedangkan calon Tamtama 158 cm.

Sosialisasi itu juga dihadiri para Babinsa serta orang tua calon prajurit. Acara dibuka dengan penayangan profil TNI Angkatan Darat agar peserta memahami tugas, tanggung jawab, kedisiplinan, dan nilai pengabdian yang melekat pada profesi prajurit.

Dua Jalur Rekrutmen yang Dibuka

Berdasarkan materi sosialisasi, penerimaan prajurit TNI AD Gelombang I 2027 membuka dua jalur utama bagi pemuda yang berminat:

  • Calon Bintara (Caba): jalur pendidikan pembentukan bintara dengan syarat tinggi badan minimal 163 cm.
  • Calon Tamtama (Cata): jalur pendidikan pembentukan tamtama dengan syarat tinggi badan minimal 158 cm.

Batas Usia Maksimal Naik Jadi 26 Tahun

Salah satu informasi yang paling disorot dalam sosialisasi adalah perubahan ketentuan batas usia. Kapten Inf Fatkul Mujib menjelaskan bahwa batas usia maksimal calon prajurit yang sebelumnya 22 tahun kini menjadi 26 tahun, sesuai kebijakan pimpinan TNI.

Kenaikan batas usia itu memperluas peluang bagi pemuda yang sebelumnya terhalang faktor umur. Peserta diminta mencermati ketentuan resmi penerimaan prajurit TNI AD Tahun Anggaran 2027 agar persiapan dilakukan sesuai aturan yang berlaku.

Pendaftaran Gratis, Waspadai Calo

Danramil menegaskan seluruh proses dan tahapan pendaftaran penerimaan prajurit TNI AD tidak dipungut biaya alias gratis. Para calon diimbau tidak mudah percaya kepada oknum yang menjanjikan kelulusan dengan imbalan tertentu.

Imbauan itu penting mengingat modus penipuan berkedok jasa kelulusan masih kerap muncul di sekitar periode rekrutmen. Peserta dianjurkan mengandalkan jalur resmi dan mempersiapkan diri secara mandiri.

Aspek yang Perlu Disiapkan Calon Prajurit

Dalam sesi tanya jawab, peserta dan orang tua calon prajurit mendapat penjelasan lebih lanjut mengenai proses penerimaan. Danramil mendorong generasi muda Seririt memanfaatkan kesempatan tersebut dengan persiapan matang di empat aspek:

  • Administrasi: kelengkapan dokumen sesuai ketentuan pendaftaran.
  • Kesehatan: kondisi fisik yang memenuhi standar seleksi.
  • Kemampuan jasmani: kesiapan menghadapi tes fisik.
  • Mental: kesiapan menjalani pembinaan dan kedisiplinan prajurit.

Cara Mendaftar dan Informasi Resmi

Pendaftaran penerimaan calon Bintara dan Tamtama Prajurit Karier TNI AD Gelombang I Tahun Anggaran 2027 dilakukan melalui jalur resmi TNI Angkatan Darat. Informasi lengkap mengenai jadwal, persyaratan, dan tata cara pendaftaran dapat diakses melalui website resmi TNI AD atau kantor Koramil terdekat.

Calon pendaftar sebaiknya memverifikasi setiap informasi ke sumber resmi sebelum melengkapi berkas, terutama terkait batas usia dan tinggi badan yang menjadi syarat utama.

Tips Persiapan Seleksi

Latihan jasmani rutin sebaiknya dimulai jauh sebelum tanggal seleksi, karena tes fisik menjadi tahap yang paling menentukan. Lengkapi juga dokumen administrasi lebih awal agar tidak terburu-buru saat pendaftaran dibuka.

Koramil 1609-03/Seririt menutup kegiatan dengan foto bersama, berharap semakin banyak pemuda Seririt yang siap mengabdi sebagai prajurit TNI Angkatan Darat melalui jalur Bintara maupun Tamtama.

Reporter: Fadhli Usman