BYD M6 DM vs Toyota Veloz Hybrid EV: Selisih Rp 5 Juta, Beda Karakter

BYD M6 DM dan Toyota Veloz Hybrid EV bersaing di segmen MPV hybrid dengan selisih harga mulai Rp 5 juta.
Penulis: Ridwan Azhari
Selasa, 20 Oktober 2026 | 10:42:31 WIB

LIPUTANHARIAN.CO.ID — Selisih harga Rp 5 juta antara BYD M6 DM dan Toyota Veloz Hybrid EV membuat keduanya bersaing langsung di segmen MPV hybrid keluarga. BYD menawarkan baterai hingga 18,3 kWh dengan jarak listrik 110 km, sementara Toyota justru tidak merinci kapasitas baterainya di halaman resmi. Perbandingan ini penting karena keduanya baru meluncur 2026 dan belum punya rekam jejak panjang di jalanan Indonesia.

BYD M6 DM dibanderol mulai Rp 298 juta, sedangkan Toyota Veloz Hybrid EV mulai Rp 303 juta (OTR Jakarta). Varian termurah keduanya hanya berselisih Rp 5 juta, tapi label wilayah yang dipakai berbeda: BYD memakai OTR Jakarta per Juni 2026, Toyota memakai OTR Jakarta Pusat per 1 Juli 2026. Artinya, angka ini perlu dikonfirmasi ulang ke dealer sebelum jadi dasar keputusan.

Kedua MPV memakai mesin bensin 1,5 liter dengan sistem hybrid. Bedanya, BYD mencantumkan baterai 7,4 kWh sampai 18,3 kWh dan jarak listrik NEDC 45 km sampai 110 km. Halaman resmi Toyota tidak membeberkan kapasitas baterai maupun jarak listrik Veloz Hybrid EV.

Harga Resmi dan Pasangan Varian Berdekatan

Daftar harga BYD Indonesia mencantumkan rentang Rp 298 juta hingga Rp 390 juta untuk M6 DM. Varian termurah adalah Classic Standard, termahal Cross Superior Captain Seat.

Toyota-Astra Motor mencatat Veloz Hybrid EV dari Rp 303 juta (tipe V) sampai Rp 385 juta (Q Hybrid EV Modellista TSS). Setiap tipe kena tambahan Rp 1,5 juta untuk warna premium.

  • BYD M6 DM: Rp 298 juta – Rp 390 juta (OTR Jakarta, Juni 2026)
  • Toyota Veloz Hybrid EV: Rp 303 juta – Rp 385 juta (OTR Jakarta Pusat, 1 Juli 2026)
  • Selisih empat pasangan varian berdekatan: Rp 5 juta sampai Rp 10 juta
  • Warna premium Toyota: tambah Rp 1,5 juta per tipe

Daya dan Torsi: Angka BYD Perlu Dibaca Hati-hati

BYD M6 DM mencantumkan daya maksimum 120 kW atau sekitar 163 PS dan torsi 210 Nm. Veloz Hybrid EV mencatat 111 PS pada sistem hybrid dengan torsi motor listrik 141 Nm.

Ada catatan penting di sini. Angka daya dan torsi M6 DM berasal dari daftar harga BYD tanpa rincian basis pengukuran. Perbandingan langsung dengan daya sistem Veloz sebaiknya dibaca sebagai gambaran kasar, bukan hasil uji setara. Data mesin bensin M6 DM juga berasal dari pemberitaan peluncuran, bukan halaman spesifikasi resmi BYD.

BYD mengklaim konsumsi 65 km per liter dari pengujian 150 km dengan baterai penuh dan bensin. Klaim ini belum diverifikasi independen. Konsumsi Veloz Hybrid EV tidak dibandingkan di sini karena angka di halaman produknya bersumber dari pihak lain.

Jarak Listrik: Keunggulan yang Sangat Tergantung Varian

Varian Classic dengan baterai 7,4 kWh hanya menawarkan jarak listrik NEDC 45 km. Varian Cross dengan baterai 18,3 kWh naik ke 110 km. Jarak NEDC umumnya lebih optimistis dari pemakaian nyata, jadi angka 45 km bisa jauh lebih pendek di kondisi macet Jakarta.

Bagi pemilik rumah dengan charger, varian Cross masuk akal untuk komuter harian. Bagi yang mengandalkan charging umum, varian Classic praktis berjalan sebagai hybrid konvensional.

Konfigurasi Kursi dan Dimensi

M6 DM tersedia dalam 7 kursi dan 6 kursi Captain Seat. Veloz Hybrid EV tercatat untuk 7 penumpang. Pilihan Captain Seat memberi kenyamanan baris kedua, tapi mengurangi satu kursi saat angkut penumpang penuh.

Soal dimensi, Toyota lebih transparan. Veloz mencantumkan panjang 4.475 mm sampai 4.512 mm, jarak terendah, hingga kapasitas tangki di halaman spesifikasi. BYD belum mencantumkan dimensi, transmisi, dan kapasitas tangki M6 DM di situs resminya.

Yang Perlu Diperhatikan Sebelum Memilih

  • Data teknis M6 DM di situs resmi belum lengkap: dimensi, transmisi, dan kapasitas tangki belum tercantum
  • Basis pengukuran daya dan torsi BYD tidak dirinci, sulit dibandingkan apel ke apel
  • Jarak listrik NEDC 45 km pada varian termurah realistis lebih pendek di pemakaian harian
  • Harga kedua merek memakai label wilayah berbeda dan ditetapkan masing-masing dealer
  • Veloz Hybrid EV belum merinci kapasitas baterai maupun jarak listrik

Kapan Masing-masing Masuk Akal

Pilih M6 DM kalau kamu punya akses charging di rumah dan ingin memaksimalkan mode listrik. Varian Cross dengan baterai 18,3 kWh paling masuk akal untuk pola komuter pendek. Pilihan Captain Seat juga jadi nilai tambah kalau kenyamanan baris kedua lebih penting dari kapasitas tujuh orang.

Pilih Veloz Hybrid EV kalau kamu butuh data teknis lengkap sejak awal dan jaringan purnajual Toyota yang sudah terbangun. Konsumen yang enggan bergantung pada charging eksternal mungkin lebih nyaman dengan pendekatan hybrid Toyota yang tidak menuntut kebiasaan mengisi daya.

Sebelum tanda tangan, minta dealer BYD melengkapi dimensi dan kapasitas tangki M6 DM, terutama untuk memastikan muat di garasi. Tanyakan juga garansi baterai, layanan purnajual, dan lokasi bengkel terdekat untuk masing-masing merek. Harga jual ditetapkan dealer, jadi konfirmasi ulang angka OTR dan estimasi pengiriman langsung ke showroom.

Reporter: Ridwan Azhari