Danantara Tugaskan Len Industri Garap Chip AI Otomotif untuk Mobil Nasional

Danantara menugaskan PT Len Industri memimpin pengembangan chip otomotif berbasis AI untuk proyek mobil nasional.
Penulis: Fadhli Usman
Sabtu, 10 Oktober 2026 | 10:21:31 WIB

LIPUTANHARIAN.CO.ID — BPI Danantara menugaskan PT Len Industri (Persero) memimpin pengembangan chip otomotif berbasis AI guna memasok kebutuhan proyek mobil nasional. Satu unit kendaraan membutuhkan 600 hingga 700 chip semikonduktor, sehingga penguasaan teknologi ini dinilai jadi kunci penguatan industri otomotif dan elektronika dalam negeri. Penugasan disampaikan di sela LEN Technology Day di ITB Innovation Park, Bandung.

Kebutuhan 600-700 Chip per Unit Kendaraan

Chief Technology Officer BPI Danantara Sigit Puji Santosa menyebut satu unit kendaraan sedikitnya memerlukan 600 hingga 700 chip semikonduktor. Besarnya kebutuhan itu membuat penguasaan teknologi semikonduktor jadi prioritas.

"Karena besarnya kebutuhan, penguasaan teknologi ini menjadi kunci utama penguatan industri otomotif dan elektronika dalam negeri," kata Sigit, dikutip Antara.

Penugasan ini menambah beban kerja Len di sektor kendaraan nasional. Sebelumnya, pemerintah telah menunjuk Len sebagai pelaksana pengembangan Motor Listrik Nasional (Molinas).

Dasar Penunjukan Molinas dan Peran Lead Integrator

Penunjukan Len untuk Molinas tertuang dalam surat penugasan dari Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi tertanggal 12 Agustus 2026. Surat itu merujuk arahan Presiden pada Rapat Terbatas 14 Juli 2026.

Direktur Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi, dan Elektronika (ILMATE) Kementerian Perindustrian Setia Diarta menyebut Len berperan sebagai lead integrator program Molinas. Posisi itu menempatkan Len sebagai koordinator pengembangan kendaraan listrik nasional.

Target 15.000 Insinyur Semikonduktor dalam 3-4 Tahun

Sigit menyebut tantangan terbesar pengembangan semikonduktor bukan pada peralatan, melainkan pada kelangkaan talenta. Danantara menargetkan pelatihan dan sertifikasi bagi minimal 15.000 insinyur di bidang semikonduktor.

"Dalam waktu 3-4 tahun ke depan kita akan melakukan training bahkan certification training ke minimum 15.000 engineers di bidang semikonduktor. Nanti LEN kita beri tugas sebagai leading sector untuk chip berbasis AI otomotif," ujar Sigit.

Pelatihan itu bakal melibatkan sejumlah universitas, salah satunya Institut Teknologi Bandung (ITB). Lokasi acara di ITB Innovation Park disebut bukan tanpa alasan.

Strategi Triangle: Industri, Investasi, dan Riset

Danantara menerapkan strategi triangle yang menyatukan sektor industri, investasi, serta pusat riset dan SDM unggulan (R&D). Pendekatan ini dipakai untuk program mobil listrik maupun pengembangan chip.

"Karenanya saya senang kita melakukan acara ini di ITB Innovation Park. Nah, tujuan utama dibangunnya ITB Innovation Park memang untuk itu. Untuk menjadi melting pot antara industri dan research and development menjadi inovasi nasional," tutur Sigit.

Dengan penugasan ini, Len memegang dua mandat sekaligus: mengembangkan chip AI otomotif dan menjadi integrator program motor listrik nasional. Keduanya menyasar rantai pasok kendaraan dalam negeri yang selama ini bergantung pada komponen impor.

Reporter: Fadhli Usman