7 Tempat Wisata Afrika Selatan yang Menarik Dijelajahi
LIPUTANHARIAN.CO.ID — Afrika Selatan menawarkan bentang alam luas dengan karakter kawasan yang beragam, dari kota bersejarah hingga taman nasional dan pesisir. Destinasi-destinasi berikut bisa disesuaikan dengan rencana perjalanan, baik yang mudah dijangkau dari kota besar maupun kawasan alam yang lebih tenang.
Afrika Selatan punya pilihan wisata yang lengkap: kota dengan bangunan bersejarah, pegunungan, taman nasional, sampai wilayah pesisir. Berikut tujuh tempat yang layak masuk daftar perjalanan kamu.
1. Johannesburg
Johannesburg adalah kota berpenduduk terbesar di Afrika Selatan, sekitar 4 juta jiwa. Sekitar 73 persen warganya merupakan kulit hitam dari beragam latar etnis.
Kota ini jadi pusat ekonomi terkaya dan menyumbang sekitar sepertiga produk domestik bruto negara. Kekayaan itu berakar dari cadangan emas melimpah di wilayah sekitarnya.
Bagian utara Johannesburg dikenal sebagai kawasan makmur, sementara pusat kota jadi lokasi berbagai atraksi. Kota ini juga menyimpan kisah kelam apartheid, sistem diskriminasi rasial yang berlaku hingga awal 1990-an.
2. Museum Apartheid
Museum Apartheid di Johannesburg didirikan untuk mengabadikan sejarah segregasi rasial sekaligus menggambarkan pengalaman masyarakat yang hidup di bawahnya. Bangunan ini punya 22 aula berisi koleksi foto, dokumentasi sejarah, dan pameran temporer.
Bagian paling mencolok adalah Aula Eksekusi Politik, yang menampilkan sejumlah tiang gantungan sebagai pengingat para pejuang yang jadi korban rezim apartheid. Dari luar, bangunannya dirancang menyerupai penjara — kontras dengan suasana Gold Reef City, taman hiburan yang berada tak jauh dari museum.
3. Cape Town
Cape Town merupakan kota terbesar kedua dengan populasi sekitar 3,5 juta jiwa. Letaknya di pesisir Samudra Atlantik, memadukan kawasan alam dan satwa liar yang berdekatan dengan pusat perbelanjaan modern serta bangunan bergaya Belanda.
Salah satu bangunan bersejarahnya adalah Castle of Good Hope atau Benteng Harapan, bagian penting dari awal perkembangan kota. Benteng ini dijadikan museum pada 1936 dan kini jadi tujuan wisata populer.
Pengunjung juga bisa mendatangi Galeri Nasional Afrika Selatan, yang menyimpan berbagai karya seni termasuk koleksi seniman Prancis dan Belanda.
4. Tepi Air Victoria dan Alfred
Kawasan tepi laut ini termasuk tempat wisata paling populer di Afrika Selatan. Pelabuhan lamanya dipugar dan ditata ulang pada awal 1990-an, lalu berkembang jadi kawasan wisata ramai.
Di sepanjang area ini tersedia restoran, bar, toko, dan tempat hiburan. Suasananya makin hidup berkat pertunjukan seni, musik langsung, dan pertunjukan drum Afrika di kawasan pejalan kaki.
Bangunan bersejarah tetap dipertahankan dan berdampingan dengan pusat perbelanjaan serta fasilitas modern.
5. Kirstenbosch
Kirstenbosch merupakan salah satu kebun raya terbesar dan paling terkenal di dunia. Lokasinya di kaki Table Mountain dan jadi tempat melihat kekayaan flora khas Afrika Selatan, lengkap dengan fauna di sekitarnya.
Kawasan ini termasuk destinasi yang banyak dikunjungi wisatawan saat berada di Cape Town. Kirstenbosch memiliki sekitar 7.000 spesies tanaman serta fasilitas seperti kafe, restoran, dan toko suvenir.
6. Gurun Kalahari
Gurun Kalahari membentang di Afrika bagian selatan, mencakup wilayah Afrika Selatan, Botswana, dan Namibia. Kawasan di cekungan Kalahari ini panas serta kering, dengan suhu maksimum harian bisa mencapai sekitar 40°C.
Warna pasirnya jadi ciri khas: kandungan oksida besi memberi nuansa merah, cokelat, oranye, hingga merah muda. Meski dikenal sebagai gurun, Kalahari jadi habitat jerapah, antelop, zebra, singa, cheetah, dan hyena, bersama beragam burung dan hewan pengerat.
Sungai Okavango mengalir melalui kawasan ini, dan deltanya menyediakan sumber air bagi berbagai jenis hewan tersebut.
7. Tama
Daftar ini ditutup oleh Tama, satu destinasi lagi di Afrika Selatan yang bisa jadi pilihan perjalanan. Detail lengkap soal Tama belum banyak dibahas dalam bahan yang tersedia, jadi pantau informasi terbarunya sebelum menyusun rencana ke sana.
Dari tujuh tempat itu, kamu bisa memilih kombinasi kota bersejarah, kawasan alam, dan pesisir sesuai waktu serta rute perjalanan. Pastikan cek kondisi musim dan akses lokasi sebelum berangkat.