5 Kuliner Legendaris Pontianak yang Wajib Dicoba

Bubur ikan khas Pontianak disajikan dengan kuah gurih dan ikan lembut.
Penulis: Fadhli Usman
Rabu, 07 Oktober 2026 | 06:01:02 WIB

LIPUTANHARIAN.CO.ID — Pontianak menyimpan kekayaan kuliner hasil perpaduan budaya Melayu, Tionghoa, dan Dayak yang sulit ditemukan di kota lain. Dari olahan ikan berkuah hingga kopi legendaris sejak 1958, setiap sudut Kota Khatulistiwa punya cita rasa khas yang bikin ingin balik lagi.

Buat kamu yang sedang berkunjung ke Pontianak, menyusuri wisata kulinernya jadi cara paling menyenangkan mengenal kota ini. Lima tempat berikut sudah terbukti legendaris dan banyak dicari wisatawan.

1. Bubur Ikan Ahian

Pontianak punya banyak sajian berbahan ikan yang direbus dan disajikan bersama kuah atau kaldu khas. Hidangan ini biasanya disantap bareng bubur atau nasi, sesuai selera.

Kuah gurih berpadu ikan lembut bikin sajian ini pas untuk sarapan maupun makan siang. Olahan ikan jadi pilihan kuliner yang paling banyak dicari saat berada di Pontianak.

2. Kwecap Veteran

Kwecap adalah kuliner khas Pontianak dengan pengaruh kuat tradisi Tionghoa. Beras diolah menyerupai lembaran kwetiau, lalu digulung dan dimasak sampai teksturnya lembut.

Sajian ini dilengkapi berbagai topping, mulai irisan daging, daging cincang, hingga iga. Ada juga kulit tahu, cabai hijau, pare, dan kacang kedelai. Perpaduan tekstur dan rasanya bikin kwecap digemari warga maupun wisatawan. Catatan penting: Kwecap Veteran ini nonhalal.

3. Nasi Telur Ayong 999

Nasi telor termasuk kuliner sederhana yang justru punya banyak penggemar di Pontianak. Hidangannya cuma nasi putih hangat plus telur ceplok yang disiram minyak berbumbu gurih beraroma ebi.

Meski bahan dasarnya sederhana, perpaduan rasa gurih dan manisnya bikin nasi telor menggugah selera. Salah satu tempat paling populer untuk menu ini adalah RM 999 (Ayong).

4. Che Hun Tiau

Wisata kuliner Pontianak belum lengkap tanpa mencicipi hidangan penutup yang menyegarkan. Ce hun tiau menawarkan perpaduan rasa manis dan gurih dengan isian beragam, seperti ce hun atau cendol putih, potongan tepung beras, kacang merah, bongko, dan ketan.

Semua bahan disiram gula merah dan santan, lalu disajikan bersama es serut. Rasanya yang manis, gurih, dan dingin cocok dinikmati di tengah cuaca Pontianak yang panas. Ce hun tiau mudah ditemukan, mulai dari tempat makan legendaris hingga pusat jajanan dan kawasan street food.

5. Warung Kopi Asiang

Warung kopi legendaris yang berdiri sejak 1958 ini jadi salah satu tempat favorit wisatawan untuk merasakan budaya ngopi khas Pontianak. Selain racikan kopinya, cara penyajiannya juga jadi ciri khas tersendiri.

Barista menyajikan kopi kepada pelanggan tanpa mengenakan baju. Keunikan itu membuat Warung Kopi Asiang mudah dikenali dan menjadikannya ikon kuliner Kota Khatulistiwa.

Dari makanan berat sampai hidangan penutup dan kopi, lima kuliner di atas menawarkan pengalaman rasa yang berbeda-beda. Setiap sajian jadi cara tersendiri untuk mengenal Pontianak lewat cita rasanya.

Reporter: Fadhli Usman