Pertamina Salurkan Bantuan Kedua untuk Korban Banjir Bandang Solok

Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut menyalurkan bantuan kedua bagi warga terdampak banjir bandang di Posko Batang Barus, Kabupaten Solok, Jumat (2/10).
Penulis: Fadhli Usman
Minggu, 04 Oktober 2026 | 08:01:31 WIB

LIPUTANHARIAN.CO.ID — PT Pertamina (Persero) melalui Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara kembali menyalurkan bantuan bagi warga terdampak banjir bandang "galodo" di Kabupaten Solok, Jumat (2/10). Bantuan kedua ini menyasar kebutuhan anak-anak korban bencana hingga tim satuan tugas yang masih bertugas di lapangan. Masa tanggap darurat bencana sendiri ditetapkan 14 hari, mulai 22 September hingga 5 Oktober 2026, dan pemerintah daerah masih mengevaluasi kemungkinan perpanjangan status tersebut.

Penyaluran bantuan berlangsung di Posko Batang Barus, Kabupaten Solok. Paket yang disalurkan mencakup perlengkapan sekolah untuk anak-anak korban, sembako, serta kebutuhan tambahan pangan bagi tim satuan tugas yang mendukung penanganan bencana.

Bupati Solok Jon Firman Pandu menyampaikan apresiasi atas dukungan yang diberikan Pertamina kepada masyarakat di wilayahnya.

"Terimakasih atas support yang diberikan kepada kami, baik di posko maupun bantuan untuk anak-anak terdampak yang akan kembali bersekolah, termasuk para relawan, juga diberikan suplemen agar tetap sehat dan kuat. Sekali lagi, Pertamina Peduli, luar biasa. Hari ini merupakan bantuan yang kedua untuk Solok dan ini tentu menjadi ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya dari kami atas nama Pemerintah Daerah," ujar Jon Firman.

Bantuan Kedua Sejak Banjir Bandang Melanda

Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut sebelumnya bergerak cepat menyalurkan bantuan sesaat setelah banjir bandang terjadi di Kabupaten Solok pada akhir bulan lalu. Penyaluran kali ini menjadi yang kedua kalinya bagi warga Solok.

Area Manager Communication, Relations & CSR Sumbagut Pertamina Patra Niaga Fahrougi Andriani Sumampouw menegaskan bahwa perusahaan tidak hanya berfokus pada distribusi energi, tetapi juga menjalankan tanggung jawab sosial dan lingkungan kepada masyarakat sekitar wilayah operasional.

"Hari ini kita kembali menyalurkan bantuan untuk kebutuhan masyarakat terdampak dan juga Tim Satgas. Semoga bantuan yang diberikan dapat membantu proses pemulihan pasca banjir bandang 'galodo' di Kabupaten Solok. Melalui dukungan upaya pemulihan ini, Pertamina Patra Niaga menegaskan komitmennya untuk selalu hadir di tengah masyarakat. Kami berharap bantuan yang disalurkan dapat meringankan beban warga terdampak sekaligus memperkuat sinergi dan hubungan baik antara perusahaan, pemerintah, dan masyarakat. Pertamina hadir tidak hanya sebagai penyedia energi nasional, tetapi juga sebagai mitra sosial yang peduli terhadap kondisi masyarakat dan lingkungan sekitar," tutup Fahrougi.

Masa Tanggap Darurat Masih Dievaluasi

Pemerintah setempat menetapkan masa tanggap darurat bencana banjir bandang "galodo" di Kabupaten Solok selama 14 hari, terhitung mulai 22 September hingga 5 Oktober 2026. Status ini masih dalam evaluasi, dengan keputusan perpanjangan akan mempertimbangkan perkembangan penanganan bencana di lapangan.

Bagi warga terdampak, bantuan perlengkapan sekolah menjadi salah satu kebutuhan mendesak karena anak-anak akan kembali bersekolah. Sementara bagi tim satuan tugas yang masih bertugas di posko, pasokan makanan tambahan menjadi penopang agar kondisi mereka tetap prima selama proses pemulihan berjalan.

Komitmen Sosial di Wilayah Operasional

Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut menyatakan bahwa seluruh rangkaian bantuan ini merupakan bentuk kepedulian perusahaan terhadap masyarakat di sekitar wilayah operasionalnya. Perusahaan menempatkan perannya bukan sekadar sebagai penyedia energi nasional, melainkan juga mitra sosial yang terlibat langsung dalam kondisi darurat di daerah.

Sinergi antara perusahaan, pemerintah daerah, dan masyarakat menjadi kunci dalam mempercepat pemulihan pasca bencana. Bagi Pertamina, kehadiran di posko-posko pengungsian menjadi bagian dari tanggung jawab sosial dan lingkungan yang dijalankan perusahaan di sepanjang wilayah operasinya.

Reporter: Fadhli Usman