Community Day 2026 di Museum Kebangkitan Nasional, Ajang Kumpul 7 Komunitas
LIPUTANHARIAN.CO.ID — Museum Kebangkitan Nasional di Jakarta Pusat menggelar Community Day 2026 untuk pertama kalinya dengan melibatkan sekitar tujuh komunitas dalam satu rangkaian acara. Kegiatan berlangsung Sabtu (19/9/2026) sejak pukul 07.00 hingga 18.00 WIB, diikuti sekitar 500 peserta dari pegiat komunitas, pelajar, mahasiswa, hingga masyarakat umum. Acara ini digelar sebagai bagian dari semangat bulan komunitas yang jatuh pada September.
Museum Kebangkitan Nasional (Muskitnas) di Jakarta Pusat menjadi ruang kumpul tujuh komunitas sekaligus dalam gelaran Community Day 2026. Ini kali pertama museum menyatukan berbagai komunitas dalam satu acara besar, meski sebelumnya Muskitnas sudah rutin menjadi tempat berkegiatan komunitas tari, teater, angklung, yoga, hingga senam.
Acara berlangsung sejak pukul 07.00 hingga 18.00 WIB. Peserta yang hadir diperkirakan sekitar 500 orang, bahkan bisa lebih karena beberapa komunitas membuka lebih dari satu sesi kegiatan.
Rangkaian Aktivitas di Community Day 2026
Community Day 2026 menghadirkan aktivitas yang berbeda-beda dari tiap komunitas. Mulai dari membatik di atas kayu, membuat makrame, jalan-jalan mengenakan kebaya, kuis trivia, mural painting, bersepeda, hingga cerita jejak Nusantara.
Workshop Membatik di Atas Kayu
Komunitas Batikayu Dewi mengajak peserta mengenal dan mengeksplorasi motif batik kayu lewat media kayu. Peserta diajarkan membuat pola hingga mengiasnya menjadi karya yang bisa dibawa pulang.
Macrame Keychain Bersama Riang Kala Luang
Komunitas Riang Kala Luang menggelar sesi macrame keychain. Peserta belajar merangkai simpul-simpul sederhana menjadi macrame keychain berbentuk daun.
Jalan Pagi Berkebaya
Komunitas Kebaya Widuri mengajak peserta menyusuri sekitar area Muskitnas dengan mengenakan kebaya. Sepanjang rute, peserta dikenalkan dengan sejarah unik di setiap perjalanan.
E-sport Nasionalisme untuk Generasi Muda
Muskitnas juga menghadirkan e-sport nasionalisme dengan permainan Mobile Legends sebagai bagian dari kegiatan museum. Langkah ini diambil untuk menjangkau generasi muda lewat hal yang dekat dengan keseharian mereka.
Penanggung Jawab Unit Muskitnas Valentina Beatrix Sondag menyatakan museum melihat kekuatan komunitas sebagai bagian penting dari identitas Museum Kebangkitan Nasional yang punya sejarah kuat dengan gerakan para pemuda.
"Kita pikir di sini fokus dari Museum Kebangkitan Nasional sebagai museum pemuda adalah kekuatan komunitas. Karena itu, kita bikin Community Day," ujar Valentina saat ditemui detikTravel, Sabtu (19/9/2026).
Menurut Valentina, museum mencoba mengikuti perkembangan yang sedang diminati generasi muda. Tujuannya agar mereka yang belum pernah datang ke museum tertarik untuk berkunjung.
Antusiasme Peserta
Sejumlah aktivitas ramai diikuti peserta dari pegiat komunitas, seni, dan budaya, anak-anak, pelajar, mahasiswa, hingga masyarakat umum. Tingginya antusias peserta menjadi pencapaian tersendiri bagi Museum Kebangkitan Nasional.
Community Day 2026 digelar sebagai bentuk semangat bulan komunitas yang jatuh pada September. Selain menyediakan wadah bagi komunitas, acara ini juga menjadi upaya museum mempertemukan masyarakat melalui berbagai aktivitas.
Bagi traveler yang ingin mengikuti kegiatan serupa, informasi jadwal terbaru dapat dikonfirmasi langsung ke pihak Museum Kebangkitan Nasional atau dinas pariwisata setempat.