PLN Indonesia Power Borong 97 Penghargaan ENSIA 2026 di Bali

PT PLN Indonesia Power meraih 97 penghargaan pada ajang ENSIA 2026 di Bali.
Penulis: Saifuddin Wahid
Selasa, 22 September 2026 | 08:02:01 WIB

LIPUTANHARIAN.CO.ID — PT PLN Indonesia Power meraih 97 penghargaan dalam ajang Environmental and Social Innovation Awards (ENSIA) 2026 yang digelar di Bali pada 10 September 2026. Penghargaan itu diraih melalui 18 unit pembangkitan di berbagai wilayah Indonesia atas inovasi di bidang lingkungan, sosial, dan keberlanjutan. Capaian ini menegaskan posisi anak usaha PLN tersebut dalam mendorong pembangkitan yang lebih hijau tanpa mengorbankan keandalan operasional.

Direktur Utama PLN Indonesia Power Bernadus Sudarmanta menegaskan capaian tersebut menjadi bukti bahwa inovasi dan keberlanjutan telah menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari pengelolaan pembangkitan di perusahaan.

"Penghargaan ini bukan sekadar pencapaian, tetapi merupakan bukti dari konsistensi insan PLN Indonesia Power dalam menghadirkan inovasi yang memberikan nilai tambah bagi perusahaan, lingkungan, dan masyarakat. Kami terus mendorong setiap unit untuk menjadikan aspek keberlanjutan sebagai bagian dari operational excellence," ujar Bernadus.

Rincian Penghargaan yang Diraih

Dari total 97 penghargaan, PLN Indonesia Power mengantongi 34 Platinum Winner, 28 Gold Winner, dan 31 Silver Winner. Empat penghargaan khusus turut disabet, terdiri dari 3 Local Hero Inspiratif dan 1 Best of the Best kategori Green Energy.

Penghargaan tersebut diraih melalui berbagai inovasi dan kontribusi perusahaan dalam mendorong efisiensi energi dan air, penurunan emisi, pengelolaan sampah dan limbah, perlindungan keanekaragaman hayati, inovasi sosial, community development, hingga pengembangan green energy.

Unit Pembangkitan Paling Produktif

Beberapa unit menonjol dengan raihan penghargaan terbanyak. UBP Teluk Sirih memimpin dengan 8 penghargaan, termasuk Platinum Winner pada kategori Efisiensi Energi, Penurunan Emisi, dan Efisiensi Air melalui Penurunan Beban Pencemaran.

Menyusul di belakangnya, UBP Barru, UBP Banten 3 Lontar, UBP Banten 1 Suralaya, dan UBP Kamojang masing-masing meraih 7 penghargaan. UBP Suralaya dan UBP Bali mengantongi 6 penghargaan, sementara UBP Semarang dan UBP Jeranjang meraih 4 penghargaan.

UBP Keramasan dan UBP Saguling masing-masing membawa pulang 3 penghargaan, sedangkan UBP Barito meraih 2 penghargaan.

Inovasi dari Berbagai Lini Operasional

Bernadus menilai keberhasilan 18 unit pembangkitan dalam ajang ENSIA 2026 menunjukkan bahwa inovasi dapat tumbuh dari berbagai lini operasional dengan karakteristik dan tantangan yang berbeda.

"Kami percaya bahwa transformasi menuju pembangkitan yang semakin hijau harus berjalan beriringan dengan keandalan dan efisiensi. Karena itu, setiap inovasi yang lahir di unit kami diharapkan tidak hanya mampu meningkatkan kinerja operasional, tetapi juga menghasilkan dampak lingkungan dan sosial yang berkelanjutan," tambah Bernadus.

Sejumlah unit juga mencatat prestasi di kategori sosial dan keanekaragaman hayati. UBP Suralaya, misalnya, meraih Gold Winner kategori Sosial melalui paper "Bagendung Esensi – Berdaya Bersama dalam Mendukung Kampung Energi, Sehat dan Mandiri." UBP Semarang dan UBP Banten 1 Suralaya sama-sama menyumbang Winner Local Hero pada kategori Local Hero Inspiratif.

Penutup: Raihan 97 penghargaan ini memperlihatkan bahwa agenda keberlanjutan PLN Indonesia Power tidak berhenti di level korporasi, melainkan sudah menyentuh operasional harian di tiap unit pembangkitan. Bagi perusahaan pembangkitan, kemampuan menyeimbangkan efisiensi, keandalan pasokan listrik, dan tanggung jawab lingkungan menjadi modal penting di tengah tekanan transisi energi yang semakin nyata.

Reporter: Saifuddin Wahid