Suzuki Diduga Daftarkan Paten e Sky, Mobil Listrik Mungil di Indonesia

Sketsa desain mobil listrik mungil terdaftar di DJKI dengan nomor permohonan A00202604867.
Penulis: Fadhli Usman
Senin, 21 September 2026 | 10:21:31 WIB

LIPUTANHARIAN.CO.ID — Suzuki Motor Corporation tercatat mendaftarkan sketsa desain mobil listrik mungil di pangkalan data Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual Kementerian Hukum RI dengan nomor permohonan A00202604867. Sketsa itu menampilkan bodi kotak berukuran kecil yang menyerupai e Sky, kei car listrik pertama Suzuki yang diperkenalkan di Jepang pada Agustus 2026. Suzuki Indonesia belum memberi keterangan resmi soal pendaftaran paten tersebut.

Pendaftaran paten desain ini pertama kali terungkap dari penelusuran pada basis data DJKI. Dokumen tersebut mencantumkan Suzuki Motor Corporation sebagai pemilik, dengan kantor pusat di Jepang. Sketsa yang dilampirkan memperlihatkan sosok mobil kecil berbentuk boxy, bukan kendaraan penumpang konvensional.

Dari bentuk yang terdaftar, garis desainnya mengarah ke e Sky. Kemiripan terlihat pada susunan lampu utama, penempatan logo di sisi tengah, hingga grill kecil di area bumper bawah.

e Sky, Kei Car Listrik Pertama Suzuki

e Sky merupakan mobil penumpang listrik pertama Suzuki dari segmen kei car. Model ini diperkenalkan di Jepang pada Agustus 2026 sebagai versi produksi dari konsep Vision e Sky yang lebih dulu dipamerkan di Japan Mobility Show 2025.

Hingga kini peluncuran resmi e Sky di Jepang belum digelar. Spesifikasi final dan harga jualnya juga belum diumumkan pabrikan.

Dimensi Mengacu Data Vision e Sky

Belum ada angka resmi untuk versi produksi. Berkaca dari data konsep Vision e Sky, ukurannya berada di kisaran berikut:

  • Panjang: 3.395 mm
  • Lebar: 1.475 mm
  • Tinggi: 1.625 mm

Dimensi itu menempatkannya di kelas kei car, kendaraan yang dirancang ringkas untuk mobilitas perkotaan. Bentuk bodi kotak pada versi konsep dipertahankan di e Sky.

Lampu LED dan Kamera di Area Grille

e Sky memakai lampu depan dan belakang LED. Desain daytime running light berbentuk huruf C jadi salah satu penanda visualnya. Kamera ditempatkan di area grille untuk kebutuhan pandangan depan.

Di bagian belakang tersedia wiper, kamera, dan rear spoiler. Kombinasi ini lazim dipakai untuk mendukung visibilitas saat parkir dan manuver di ruang sempit.

Dua Layar Digital dan Fitur V2L

Kabinnnya dibekali dua layar digital, masing-masing di tengah dasbor dan di depan pengemudi. Fitur lain mencakup automatic climate control serta Vehicle-to-Load (V2L) yang memungkinkan mobil menyuplai listrik ke perangkat eksternal.

Tombol pengoperasian tersedia di setir. Tuas pemilih mode berkendara ditempatkan pada dasbor, bukan di konsol tengah seperti banyak mobil listrik lain.

Jarak Tempuh 310 Kilometer

e Sky diklaim menawarkan jarak tempuh hingga 310 kilometer dalam sekali pengisian daya. Angka itu berada di atas rata-rata mobil listrik mungil yang biasa dipakai untuk perjalanan dalam kota.

Bila angkanya bertahan di versi produksi, e Sky berpotensi mengisi ceruk pasar yang belum banyak dihuni di Indonesia. Segmen mobil listrik mungil masih didominasi model dari merek Tiongkok.

Belum Ada Konfirmasi dari Suzuki Indonesia

Suzuki Indonesia belum berkomentar soal paten mobil yang diduga e Sky tersebut. Pendaftaran desain di DJKI tidak selalu berarti produk akan segera dijual di pasar lokal, karena bisa jadi langkah proteksi kekayaan intelektual lebih dulu.

Sejauh ini belum ada keterangan soal jadwal peluncuran, spesifikasi, maupun harga untuk pasar Indonesia.

Reporter: Fadhli Usman