IHSG Konsolidasi di 6.441, Simak Rekomendasi Saham ANTM Hari Ini

IHSG melemah 0,33% ke level 6.441,16 pada perdagangan Jumat (18/9).
Penulis: Fadhli Usman
Senin, 21 September 2026 | 09:01:31 WIB

LIPUTANHARIAN.CO.ID — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah 0,33% ke level 6.441,16 pada Jumat (18/9), menandai fase konsolidasi yang masih berlanjut memasuki pekan ini. Tekanan arus dana asing dan sentimen global menjadi faktor utama yang membayangi pergerakan indeks. Sejumlah analis menyiapkan rekomendasi saham untuk mengawali perdagangan Senin (21/9).

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pergerakan IHSG pada awal pekan ini masih dibayangi sejumlah faktor eksternal dan domestik. Selain arus dana asing yang belum menunjukkan arah jelas, pelaku pasar mencermati pergerakan rupiah, perkembangan suku bunga, serta isu terkait MSCI yang berpotensi memengaruhi sentimen investasi di pasar saham domestik.

Pelemahan 0,33% yang tercatat pada akhir pekan lalu menempatkan IHSG di level 6.441,16. Posisi ini mencerminkan fase konsolidasi lanjutan setelah tekanan jual dari investor asing yang masih berlanjut.

Rekomendasi Saham ANTM dari KB Valbury Sekuritas

Salah satu saham yang masuk radar analis adalah PT Aneka Tambang Tbk (ANTM). Analis KB Valbury Sekuritas, Ashalia Fitri Yuliana, memberikan rekomendasi beli untuk saham ini dengan target harga Rp 4.000 per saham.

Pada penutupan perdagangan terakhir, harga ANTM berada di level Rp 3.340. Dengan target harga tersebut, terdapat potensi kenaikan sekitar 19,8% dari harga saat ini.

  • Kode saham: ANTM
  • Harga saat ini: Rp 3.340
  • Rekomendasi: Buy
  • Target harga: Rp 4.000
  • Analis: Ashalia Fitri Yuliana, KB Valbury Sekuritas

Faktor yang Perlu Dicermati Pelaku Pasar

Arus dana asing masih menjadi variabel penting yang menentukan arah IHSG dalam jangka pendek. Ketika investor asing kembali melakukan net buy, indeks berpotensi menemukan momentum untuk rebound. Sebaliknya, tekanan jual yang berlanjut bisa menahan laju pemulihan.

Pergerakan rupiah terhadap dolar AS juga menjadi perhatian. Pelemahan mata uang domestik cenderung memicu aksi jual di pasar saham, terutama pada saham-saham yang memiliki eksposur terhadap utang valuta asing.

Isu MSCI yang disebut dalam rekomendasi hari ini turut menjadi faktor yang dapat memengaruhi aliran dana ke pasar saham Indonesia. Pelaku pasar menantikan kejelasan mengenai posisi indeks global tersebut terhadap pasar domestik.

Apa Artinya bagi Investor

Bagi investor yang memiliki horizon jangka pendek, fase konsolidasi seperti saat ini bisa dimanfaatkan untuk mengakumulasi saham-saham pilihan dengan target harga yang jelas. Rekomendasi beli ANTM dengan target Rp 4.000 memberikan gambaran bahwa analis melihat potensi kenaikan dari level harga saat ini.

Namun, investor tetap perlu mempertimbangkan risiko dari faktor eksternal yang belum stabil. Perkembangan suku bunga global dan kebijakan moneter domestik akan menjadi penentu besar dalam beberapa pekan ke depan.

Rekomendasi saham ini bersifat informatif dan bukan ajakan untuk membeli atau menjual. Keputusan investasi tetap berada di tangan masing-masing investor dengan mempertimbangkan profil risiko pribadi.

Reporter: Fadhli Usman