LIPUTANHARIAN.CO.ID — Setelah sekitar 50 mil lari memakai Apple AirPods 5, desain semi-open-nya jadi alasan utama headphone ini terasa pas untuk lari santai maupun half marathon. Tapi ada satu catatan besar yang harus dicek sebelum beli: fit-nya tidak cocok untuk semua bentuk telinga. Kalau pas, AirPods 5 bisa menggantikan headphone open-ear konvensional.
Apple AirPods 5 dipakai sebagai pengganti headphone open-ear biasa selama sekitar satu pekan, mencakup lari di jalan ramai, hutan lokal, hingga half marathon di London. Total jarak tempuh sekitar 50 mil. Ulasan ini merangkum empat hal yang bekerja baik dan dua kekurangan yang perlu dipertimbangkan sebelum membeli.
Desain Semi-Open: Kompromi Antara In-Ear dan Open-Ear
Headphone lari terbaik harus menyeimbangkan fit, kualitas suara, kesadaran situasional, dan ketahanan terhadap keringat serta hujan. In-ear menang di suara tapi lemah di awareness, sementara open-ear unggul di awareness tapi suara mudah tenggelam di jalan ramai.
AirPods 5 berdiri di antara keduanya. Desain semi-open memberi suara lebih baik dibanding open-ear penuh, tapi tetap menyisakan kesadaran sekitar, terutama saat mode transparansi aktif.
Fitur Utama yang Bekerja Baik
- Fit nyaman dan cukup aman — lebih nyaman dari in-ear dan tidak merepotkan seperti earhook atau clip-on. Bahkan lebih aman dipakai lari dibanding AirPods Pro 3, meski sangat tergantung bentuk telinga masing-masing.
- Awareness tetap terjaga — desain semi-open menghilangkan dua gangguan khas in-ear saat lari: suara angin yang berdesir dan efek oklusi (suara kaki menghentak).
- Kualitas suara dan ANC — suara lebih bertenaga dan bass lebih terasa dibanding open-ear penuh. Volume juga lebih kencang, terbukti saat half marathon di London suara podcast dan musik tetap jelas di tengah kerumunan. ANC-nya termasuk terbaik di kelas headphone open.
- Rating IP57 — peningkatan dari IPX4 atau IP54 di model sebelumnya. Tahan terendam 30 menit di kedalaman 1 meter, dan rating ini juga berlaku untuk case-nya.
Kekurangan: Baterai dan Keamanan Fit
Dua hal ini yang paling perlu dipertimbangkan calon pembeli.
- Baterai pendek — hanya 5 jam dengan ANC atau mode transparansi aktif, dan total 22 jam dengan case. Bandingkan dengan Shokz OpenDots 2 yang menawarkan 10 jam dan 40 jam dengan case. Charging-nya cepat, tapi frekuensi mengisi daya jelas lebih sering.
- Fit tidak seaman desain lain — ini alasan utama AirPods 5 tidak cocok untuk semua orang. Kalau sampai terlepas saat lari, semua keunggulan lain jadi tidak berarti. Alternatif: clip-on seperti OpenDots 2 atau earhook seperti lini Shokz OpenFit. Bisa juga pakai silicone wings pihak ketiga, tapi harus dilepas setiap kali mau masukkan ke case.
Siapa yang Cocok Pakai AirPods 5 untuk Lari
Kalau bentuk telinga Anda cocok, AirPods 5 praktis jadi headphone lari yang mendekati ideal: suara lebih baik dari open-ear penuh, awareness lebih baik dari in-ear, plus rating IP57 dan ANC yang mumpuni untuk perjalanan.
Tapi kalau fit-nya goyang atau sering lepas saat lari, lebih aman memilih desain earhook atau clip-on. Baterai 5 jam juga perlu dipertimbangkan untuk lari ultra atau sesi latihan panjang.