Souvenir Pernikahan Unik di Surabaya: Kipas Angin untuk Tamu
LIPUTANHARIAN.CO.ID — Cuaca Surabaya yang panas membuat seorang ibu punya ide cemerlang untuk souvenir pernikahan anaknya. Alih-alih suvenir kecil yang sering tak terpakai, para tamu justru pulang membawa kipas angin berdiri. Simak cerita lengkap dan alasan di balik pilihan tak biasa ini.
Pernikahan pasangan Fanny dan Farhan di Graha Samudra Bumimoro, Surabaya, Jawa Timur, pada Sabtu, 8 Agustus 2026 menyita perhatian warganet bukan karena dekorasinya. Souvenir yang dibagikan kepada tamu justru jadi bintang utamanya: kipas angin berdiri ukuran 18 inci.
Momen itu viral setelah diunggah akun Instagram @maharagung.organizer. Dalam video tersebut, para tamu terlihat ceria membawa pulang kardus besar berisi kipas angin seusai rangkaian acara akad nikah.
Ide Kipas Angin Datang dari Sang Ibu
Pihak wedding organizer, Mahar Agung Organizer, mengungkap bahwa gagasan pembagian kipas angin ini bukan datang dari pengantin. Ibunda pengantin pria yang mencetuskan ide tersebut sebagai solusi cuaca Surabaya yang terkenal panas.
Sang ibu bahkan turun langsung membagikan unit kipas angin kepada tamu undangan di lokasi acara.
"Yang terjadi di video tersebut, mama dari pihak laki-laki, yaitu Kak Farhan, membagikan sendiri ke beberapa tamu undangan lalu berswafoto," ungkap Krisi saat dikonfirmasi Wolipop.
Respons Tamu dan Warganet
Unggahan video itu sudah ditonton lebih dari 67,9 ribu kali di Instagram. Kolom komentar dipenuhi reaksi positif dari netizen yang menilai souvenir ini jauh lebih berguna dibanding cenderamata konvensional.
"Bermanfaat dg cuaca yg panas gini," kata pengguna Instagram @mike_zio4332.
"Wow, mauu," ujar akun @langitlautlintang.
Dalam unggahan tersebut, pihak WO juga menyelipkan pesan kocak soal asal-usul ide ini. "Bingung banget mau kasih souvenir apa pas akad? Mamah udah, kipas angin aja. Kalau souvenirnya langsung kepake gini, siapa yang nolak," tulis akun @maharagung.organizer.
Kenapa Souvenir Fungsional Mulai Dilirik
Pilihan kipas angin ini menyoroti pergeseran selera dalam pernikahan modern. Banyak pasangan kini beralih dari suvenir estetis ke barang yang benar-benar dipakai sehari-hari di rumah.
Kipas angin dinilai cocok dengan iklim Surabaya yang panas sepanjang tahun. Tamu tidak hanya membawa pulang kenang-kenangan, tapi juga alat yang langsung berfungsi saat dibutuhkan.
Rangkaian acara pernikahan Fanny dan Farhan sendiri berlangsung meriah, mulai dari prosesi akad, temu panggih, hingga resepsi. Momen pembagian kipas angin menjadi daya tarik tersendiri yang membuat acara mereka dikenang warganet.
Inspirasi untuk Calon Pengantin
Bagi pasangan yang sedang merencanakan pernikahan, kisah ini bisa jadi bahan pertimbangan. Souvenir yang fungsional dan sesuai kebutuhan tamu di lokasi acara cenderung lebih dihargai.
Pertimbangkan cuaca, lokasi, dan kebiasaan tamu saat memilih cenderamata. Sesekali, ide sederhana dari orang terdekat seperti ibu bisa menghasilkan keputusan yang tepat dan berkesan.