Bulog Salurkan 1.321 Ton Beras untuk Korban Gempa NTT
LIPUTANHARIAN.CO.ID — Penyaluran dilakukan untuk tujuh kabupaten/kota: Manggarai Barat, Manggarai Timur, Ngada, Nagekeo, Ende, Sikka, dan satu wilayah terdampak lainnya. Total beras yang disalurkan mencapai 1.321.550 kilogram.
Distribusi yang Menantang Akses Jalan
Gempa bumi yang melanda NTT, khususnya kawasan utara Manggarai dan Ende, membuat banyak ruas jalan retak dan tertutup longsor. Akibatnya, kendaraan roda empat sulit menjangkau sejumlah titik pengungsian.
"Saudara-saudara kita di sana mengalami kendala karena akses jalan banyak yang rusak dan tertutup longsor," kata Direktur Utama Bulog Ahmad Rizal Ramdhani dalam konferensi pers, Minggu (23/8/2026).
Bulog pun mengerahkan sepeda motor untuk jalur darat yang tidak bisa dilalui mobil. Sementara untuk wilayah terisolasi, armada helikopter dan pesawat perintis dikerahkan bersama BNPB.
Sinergi Lintas Lembaga
Penyaluran bantuan berjalan berkat sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, TNI, Polri, Kementerian Sosial, BNPB, BPBD, dan aparat desa. "Alhamdulillah sampai dengan hari ini penyaluran berjalan dengan baik dan lancar," ujar Ahmad Rizal.
Bulog juga menyalurkan sekitar 7.000 liter minyak goreng untuk memenuhi kebutuhan pokok warga terdampak.
Stok Aman dan Pasokan Bergulir
Untuk menjaga ketersediaan, Bulog menyiagakan 46 gudang di NTT dengan kapasitas sekitar 50.400 ton. Per 1 September 2026, stok beras di gudang-gudang tersebut mencapai 24.134 ton.
Pengiriman tambahan juga dilakukan melalui Mobilisasi Nasional (Movnas). Dari Banten, sekitar 3.000 ton beras telah bergerak menuju NTT. Jawa Timur mengirim sekitar 20.996 ton dengan progres perjalanan 98%, Sulawesi Selatan dan Barat 8.550 ton dengan progres 41,52%, serta NTB 35.250 ton dengan progres 82,35%.
Sebanyak 5.424 ton bantuan telah tiba di pelabuhan dan sedang dibongkar untuk dikirim ke gudang Bulog di daerah terdampak. "Kami siap mendukung untuk memenuhi kebutuhan-kebutuhan masyarakat yang ada di tempat bencana," tegas Ahmad Rizal.
Penyaluran bantuan ini diharapkan terus berlanjut hingga kebutuhan warga terpenuhi. Bulog berkomitmen memperbarui data setiap hari melalui posko bencana di tingkat pusat dan daerah.